Anggota DPRD Budiyanto Gaungkan Bina Desa

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto siap membina beberapa desa yang berada di dapilnya.

Oleh : Budiyanto, S.Pi

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

FPKS KOMISI 1

Dalam melakukan rencana kerja turun ke masyarakat harus mempertimbangkan beberapa pendekatan. Adapun langkah yang akan dilakukan Anggota DPRD Kabupaten dalam menjalankan Program Desa Binaan, diperlukan beberapa pertimbangan yang akan menentukan berjalannya program tersebut, diantaranya adalah :

1. Faktor Politis

Banyaknya suara PKS dan suara Budiyanto salahsatu faktor mutlak karena kewajiban struktural dan kewajiban sebab akibat yang tidak bisa diabaikan. Karena ketika suara politik PKS disuatu wilayah (desa) banyak maka konstituen tersebut harus diurus baik itu personalnya maupun lingkungannya. Faktor Politis ini akan sangat mempermudah pelaksanaan program karena akan ada dorongan dan dukungan kuat dari masyarakat sekitar untuk merealisasikan program-program yang direncanakan.

2. Faktor Potensi

Selain pendekatan basis politis ada juga pendekatan potensi yang tidak kalah penting. Bisa jadi kemampuan jaringan dan komunikasi politik kita terbatas karena berbagai hal sehingga tidak terjangkau saat proses politik menjelang pemilu. Tetapi daerah tersebut memiliki potensi yang bisa dikembangkan baik dari sisi alam lingkungan dan juga mungkin lingkungan masyarakatnya seperti memiliki lokasi alam lingkungan yang bagus, kreativitas masyarakat yang konsisten dan bernilai jual, lingkungan masyarakat yang kompak dan kelebihan lainnya yang secara konsep dan teknis bisa dikembangkan menjadi lebih baik.

3. Faktor Dukungan Pemerintahan Desa Binaan

Selain basis konstituen adalah perlu adanya dukungan dan kebersamaan dilingkungan desa binaan. Dukungan yang paling kongkrit adalah kebersamaan pemikiran dan rencana kerja yang sinergi dengan pemerintahan desa binaan baik dengan Kepala Desa, Anggota BPD, Karang Taruna, Pengurus BUMDes dan masyarakat secara luas di desa binaan tersebut.

Ketiga faktor ini yang menjadi dasar kebijakan menentukan lokasi yang bisa dikembangkan menjadi Desa Binaan.

Program Desa Binaan diharapkan menciptakan output yang signifikan baik dari sisi target ekonomi, target politik dan juga target kebersamaan untuk memajukan lingkungan disekitar kita baik dari sisi kemajuan fisik, non fisik, mental dan juga kemajuan ekonomi disekitar masyarakat Desa Binaan.

Proses Desa Binaan dilakukan tidak secara komprehensif, lebih kepada penekanan terhadap beberapa kegiatan unggulan yang bisa dikembangkan di desa tersebut. Karena masing2 desa hanya memiliki kekhususan yang sifatnya juga terbatas, fasilitas terbatas dan penanganannya juga terbatas.

Tapi, dengan peningkatan kekhususan di suatu wilayah harapannya berdampak terhadap kondisi suatu desa sehingga menjadi ciri khas desa tersebut dan ujungnya adalah sekecil apapun perubahan didesa tersebut berdampak baik bagi masyarakat disekitarnya.

Daftar Rencana

Desa Binaan Budiyanto, S.Pi :

1. Desa Pasirtanjung (Olahraga & Seni Budaya)

2. Desa Hegarmukti (Seni Budaya dan Pariwisata)

3. Desa Karangmulya (Pariwisata dan Pelestarian Lingkungan)

4. Desa Jayamulya (Pariwisata dan Pelestarian Lingkungan)

5. Desa Tamanrahayu (UMKM/Koperasi & Digital Marketing E-Commerce)

6. Desa Pasirranji (UMKM dan Pariwisata Industri)

7. Desa Sukasari (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahan Pasirraya)

8. Desa Jayamukti (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahan Cikarang Baru)

9. Desa Cijengkol (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahan Cahaya Darussalam)

10. Desa Sindangmulya (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahan Mutiara Bekasi Jaya)

11. Desa Pasirsari (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahan Taman Sentosa)

12. Desa Sukaragam (Penataan Lingkungan & Penataan Ruang Perumahaan Mega Regency & Kota Serang Baru; Pengelolaan Pasar Tradisional Perumahan)

13. Desa Muktijaya (Olahraga & Penataan Lingkungan Hidup).

InshaAllah, gagasan ini sebagai bentuk tahapan rencana yang akan menjadi bagian dari input yang sangat fundamental, yang selanjutnya diproses melalui mekanisme yang sistematis bersama semua steakholder yang pada akhirnya akan menghasilkan output yang bermanfaat bagi masyakarat baik dari sisi sosiologis, politis dan juga ekonomis.

“maju desanya, bahagia dan sejahtera masyarakatnya”