Pemda Lelet Bayar, SDN Karang Rahayu 01 Disegel Ahli Waris

SEGEL : Kondisi SDN Karang Rahayu 01 yang disegel oleh ahli waris.

*Siswa dan siswi menjadi korban belajar ngemper di teras sekolah*

KABUPATEN BEKASI – Nasib siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Rahayu 01 saat ini tak jelas. Mereka tidak bisa mengikuti pelajaran seperti biasanya. Proses belajar mengajar harus mereka jalani di luar ruang kelas karena gedung sekolah telah disegel oleh ahli waris.

Buntut perkaranya, pihak ahli waris tak sabar untuk menunggu Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi menyelesaikan pembayaran tanah. Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan tanggal 19 Desember 2018 Nomor : 2982k/pdt/2018 bahwa lahan milik individu dan bukan milik pemda Kabupaten Bekasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Carwinda meminta ahli waris memberikan kesempatan menyelesaikan pembayaran di tahun 2020. Selain itu pihak ahli waris memperbolehkan anak-anak murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Rahayu 01 untuk tetap lakukan kegiatan belajar mengajar.

“Pasca Putusan Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 19 Desember 2018 Nomor: 2982K/Pdt/2018 itu Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah melakukan pembahasan anggaran untuk pembayaran kepada ahli waris dari alokasikan (APBD) Tahun 2020 mendatang,”  jelas Kadisdik, Carwinda.

Dia mengatakan masih melalakukan negosiasi jika tidak ada kesepakatan. Kemungkinan, siswa akan dipindahkan tempat belajar ke SD terdekat untuk sementara. “Kami pindahkan ke SDN Karang setia 02 disitu ada 8 ruang kelas siang lalu di SDN Karang rahayu 03 ada 1 ruang kelas pagi dan 3 ruang kelas siang selain itu di juga di SDN karang Rahayu 04 ada 3 ruang kelas siang,” katanya. (bis)