Ahli Waris SDN Karang Rahayu 01 Blak-blakan Soal Sikap Pemkab Bekasi

KABUPATEN BEKASI – Ahli waris SDN Karang Rahayu 01 blak-blakan soal sikap pemerintah daerah yang membuatnya terpaksa menyegel sekolah tersebut. Penyegelan itu dipicu dari sikap Bupati yang terkesan cuek menyikapi penyelesaian tanah yang diatasnya berdiri bangunan sekolah tersebut.

Seperti diungkapkan keluarga Ahli Waris, Dalim Sudarma. Aksi penyegelan tersebut dilakukan agar Bupati Bekasi segera melakukan pembayaran, mengingat keputusan dari PN Bekasi sudah inkrah.

Dia menceritakan, sebelum melakukan penyegelan pihaknya sudah mengajukan beberapa kali ke Bupati agar segera menyelesaikan masalah pembayaran tersebut. Namun tidak ada tanggapan sama sekali dari Bupati.

“Kami meminta tanah ini segera dibayar oleh Bupati karena kita sudah satu tahun inkrah. Kami sudah beberapa kali mengajukan bahkan sampai mendatangi Bupati agar tidak ada perkara seperti sekarang, tapi tidak ada tanggapan, sekolah ini sudah berdiri dari tahun 1951,” jelasnya.

Namun, pihak ahli waris saat ini membuka segel sekolah tersebut karena sudah ada kesepakatan yang dijembatan oleh DPRD Kabupaten Bekasi bersama Pemkab agar pembayaran dilakukan paling lambat tahun 2020. Jika mangkir lagi, ahli waris bakal melakukan langkah hukum melaporkannya kembali ke pengadilan.

Sebelumnya ahli waris SDN Karang Rahayu 01 melakukan penyegelan dan membuat siswa sekolah dasar tersebut menangis. Bahkan, orang tua siswa juga meminta agar Pemkab segera menyelesaikan masalah tersebut dan aksi penyegelan tidak terulang kembali. (***)