Dewan Segera Bahas Cawabup, Sosok Rohim Dinilai Paling Pas Dampingi Eka

KABUPATEN BEKASI – Mantan wakil bupati Rohim Mintareja digadang-gadang menjadi kandidat yang pas mendampingi bupati Eka Supriaatmaja. Politisi partai Nasdem itu dinilai mampu membantu peran bupati dalam membenahi Kabupaten Bekasi yang lebih maju lagi kedepannya.

Hal tersebut ditegaskan kader Nasdem Kabupaten Bekasi, Zuli Zulifli. “Cawabup tentunya orang yang paham akan pemerintahan, jika tidak atau sekedar coba-coba saya yakin pemerintah saat ini tidak akan maksimal membawa Bekasi lebih baik kedepannya,” jelas Zuli Zuli.

Dukungan mantan ketua F-BPD Kabupaten Bekasi itu tidak lepas dari agenda DPRD Kabupaten Bekasi, yang dalam waktu dekat ini bakal membahas Panitia Pemilihan (Panlih) Calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi. Nantinya cawabup yang terpilih akan mendampingi Eka Supriaatmaja disisa masa jabatannya sampai 2022.  

Dia menilai, harus ada sosok kuat untuk membantu bupati kinerja bupati. Apalagi, sampai saat ini permasalahan yang dialami Bekasi terus bergulir mulai dari ekonomi, pendidikan dan lainnya.

 “Dari pengalaman ya jelas Rohim Mintareja sudah memilikinya, dia juga sudah tahu seluk beluk Bekasi seperti apa, apa yang dibutuhkan Bekasi, sudah paham, sudah selayaknya dia mendampingi Eka Supriaatmaja,” ujar Zuli.

Apalagi, Rohim Mintareja juga sudah mengantongi rekom dari Nasdem maju sebagai cawabup Kabupaten Bekasi. Dengan begitu, ketokohan Rohim Mintareja bisa dipertimbangkan semua kalangan untuk mengusungnya menjadi wakil mendampingi bupati Eka Supriaatmaja.

Dia juga menilai, adanya dua nama yang digadang-gadang menjadi pendamping Eka, minim syarat pengalaman. Dua nama tersebut adalah Tuti Yasin dan Akhmad Marjuki.

Selain minim pengalaman, dua nama tersebut juga sempat dipersoalkan. Tuti Yasin dinilai bakal mencuat soal isu dinasti karena adik dari mantan bupati Neneng Yasin.

Sementara itu, Akhmad Marjuki terganjal dengan isu cawabup luar Kabupaten Bekasi. “Ya disbanding Rohim Mintareja, beliau saya yakin bisa diterima semua masyarakat Kabupaten Bekasi,” tandasnya.  (***)