Pemprov DKI Diminta Tegas Buka Penutupan Akses Jalan oleh JGC

JAKARTA – Penutupan akses jalan warga oleh pengembang Jakarta Garden City (JGC) mendapat perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui cuitannya, @DKIJakarta Pemprov DKI mengklaim telah menyelesaikan permasalahan tersebut. “Kepada Yth @MuhayarPKS laporan anda sudah diproses dengan nomor TW000022762,” bunyi cuitan melalui twitter Pemprov DKI Jakarta. Pantaun di lokasi (5/11) penutupan Jalan akses JGC menuju jalan Tambun Rengas, Cakung masih terjadi. Belum terjadi pembukaan akses jalan seperti diminta Pemprov DKI Jakarta. Saat dikonfirmasi kondisi tersebut, Muhayar menegaskan Pemkot Jakarta Timur harus tegas dan segera membuka akses jalan, sehingga aktifitas warga kembali normal. Ia pun mendesak pengembang JGC melaksanakan hasil pertemuan di tingkat Kota Jakarta Timur, Jumat (1/11) dengan segera membuka akses jalan yang ditutup. “Kalau sampai Jumat (8/11) pengembang JGC belum juga membuka penutup jalan, maka jangan salahkan warga jika bersikap atas penutupan itu,” tegasnya. Sementara itu, sumber di lingkunga Pemerintak Kota Jakarta Timur mengatakan laporan penutupan jalan yang sempat viral itu telah ditindaklanjuti. Bahkan, pengembang, tokoh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur telah duduk bersama. “Hasil dari pertemuan itu meminta pengembang (JGC) segera membuka akses jalan tersebut. Apalagi akses jalan yang ditutup merupakan jalan kewajiban yang harus diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta,” kata salah satu peserta yang meminta namanya tidak disebut, Senin (4/11). Menurutnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menindak bila mana hasil pertemuan tersebut tidak dilaksanakan. Sebab, dampak penutupan akses jalan itu menyulitkan warga beraktifitas. “Pemkot sangat tegas akses jalan harus dibuka. Karena penutupan jalan itu merugikan masyarakat,” katanya. Sebelumnya, penutupan jalan oleh pengembang JGC menjadi viral setelah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota DPRD komisi D @MuhayarPKS meminta Pemprov DKI membuka jalan tersebut. Setelah cuitan itu Muhayar menegaskan aksi tutup jalan sangat meresahkan warga. Karenanya Pempov harus turun untuk membuka kembali akses jalan tersebut. “Pemkot Jaktim harus turun tangan. Jalan yang ditutup harus dibuka agar aktifitas warga kembali normal,” tandasnya. (***)