Terkait Penangkapan, PSSI Bakal Panggil Pengurus Persikasi

Ketua PSSI Kabupaten Bekasi, H. Hamun Sutisna

KABUPATEN BEKASI – Adanya penangkapan oleh Satuan Tugas Mafia Bola terhadap oknum di Persikasi membuat Ketua PSSI Kabupaten Bekasi, H. Hamun Sutisna angkat bicara. Dia sangat menyesalkan terjadinya kecurangan pertandingan liga tiga yang melibatkan tim sepakbola Persikasi.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya itu dan kami akan segera memanggil pengurus Persikasi mengenai persoalan yang terjadi,” jelas Ketua PSSI Kabupaten Bekasi, Hamun kepada awak media.

Menurutnya, masalah tersebut tak harus terjadi jika mengedepankan sportifitas dalam olah raga. Masalah kalah dan menang, menjadi hal yang biasa didunia sepakbola.

“Ya masalah ini menjadi pelajaran yang sangat penting dan kedepan saya berharap tidak terjadi lagi masalah ini. Semoga kasus ini menjadi tamparan keras khususnya bagi manajemen Persikasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas Mafia Bola dilaporkan telah mengamankan enam oknum yang diduga terlibat dalam pengaturan skor liga yang digelar di stadion Ahmad Yani, Sumedang.  Liga tersebut antara Perses Sumedang melawan Persikasi.

Keenam oknum tersebut DSP (Wasit utama), BTR (Manajemen Persikasi bekasi), HR (Manajemen persikasi Bekasi), MR (perantara), SHB (Manajer tim persikasi Bekasi) dan DS (Komisi Penugasan Wasit ASPROV PSSI Jawa Barat). Penangkapan dilakukan pada Senin (25/11).

Penangkapan itu terungkap berdasarkan laporan kepolisian nomor: LP/05/XI/2019/Satgas tanggal 23 Oktober 2019.

Dari laporan itu mengungkapkan, penyuapan dilakukan oleh pengurus Persikasi dengan memberikan sejumlah uang ke perangkat wasit pertandingan. Tujuannya tidak lain untuk memenangkan Persikasi.

Pada pertandingan ini, Persikasi berhasil menaklukan Perses Sumedang dengan skor akhir 3-2. Gol kemenangnan Persikasi dicetak di injury time.  (***)