Angkot K17 Dikeluhkan Warganet, Organda : Foto Nopol-nya dan Laporkan ke Kami!

KABUPATEN BEKASI – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bekasi bakal menindak tegas angkot K17 jurusan Terminal Cikarang-Cibarusah yang “nakal” kepada penumpangnya. Menyusul, adanya keluhan pengguna angkot tersebut di media sosial.

“Kami meminta warga yang dirugikan foto plat nopol angkotnya, lalu melapor ke kami atau Dishub agar bisa ditindak, “ tegas Sekjen Organda Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi kepada awak media.

Yaya mengakui selama ini banyak juga keluhan yang diterimanya dari penumpang angkutan umum. Tapi sayang, kata dia, dari sekian laporan warga belum ada yang melapirkan bukti seperti foto plat nopol angkot tersebut.

“Nah ini yang menjadi kendala kami, gak ada laporan nopol-nya dan kapan kejadiannya, kalau ada kan mudah kami lacak dan memberikan sanksi kepada angkot tersebut,” katanya.

Menyinggung soal sanksi, Yaya mengatakan, sanksi berupa peneguran sampai pencabutan izin trayek angkot tersebut jika terbukti bersalah.  “Sanksi kita tertibkan mobilnya, sampai izin trayeknya ditarik, itu kalau persoalannya berat,” jelasnya.

Sebelumnya, media social diramaikan dengan keluhan beberapa warga net yang mengaku dirugikan dengan ulah oknum supir angkot 17. Dari curhatan mereka, ada yang diminta tarif dobel. Modusnya, dengan ganti supir. Juga ada yang digetok tariff harga, dari biasanya Rp 8 ribu menjadi Rp 20 ribu. (***)