Warga Curhat di Reses dewan, Bupati Diminta Keluarkan Perbup Larangan Bank Emok

KABUPATEN BEKASI – Keberadaan bank emok sudah masuk tahap mengkhawatirkan. Bupati Eka Supriaatmaja diminta tegas dengan mengeluarkan Perbup pelarangan bank emok. Seperti wilayah tetangga, Kabupaten Karawang yang sudah terlebih dahulu melarang keberadaan bank emok.

“Masyarakat sudah sangat resah dengan keberadaan bank emok, sudah hampir semua masyarakat terkena bank emok,” jelas Anggota DPRD Provinsi Jabar, Faisal Hafan Farid pasca melakukan reses di desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Senin (2/12).

Politisi PKS itu mengatakan, salah satu solusi yang ditawarkan Pemprov Jabar yaitu dengan memberlakukan CSR Bank Jabar. Dia yakin, program CSR bank Jabar itu menjadi salah satu solusi memberantas keberadaan bank emok yang memberatkan masyarakat.

Selain itu, mantang anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu mengatakan harus ada keberanian dari bupati Eka Supriaatmaja. Salah satunya bisa dengan mengeluarkan Perbup larangan bank emok.

“Di karawang dilarang sama, masa di Bekasi bupatinya gak berani seperti wilayah tetangga. Gak usah Perda, cukup dengan Perbup larangan keberadaan bank emok,” tegasnya.

Selain pelarangan, Pemda juga bisa menggalakan program keterampilan kepada masyarakat. Tentunya didukung dengan anggaran pemerintah daerah seperti pelatihan dan permodalan. (***)