Warga Tolak Pembangunan Kawasan Industri Baru di Cikarang Timur

KABUPATEN BEKASI – Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) Kabupaten Bekasi menolak akan dibangunnya kawasan industry baru di wilayah Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur. Pasalnya, belum ada kesepakatan yang dibangun antara pengembang dengan masyarakat untuk penyerapan tenaga kerja lokal.

“Jadi kami sebagai warga Cikarang Timur menolak adanya pembangunan kawasan industry baru di wilayah kami karena tidak memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal,” tegas Ketua JMPD Kabupaten Bekasi, Zuli Zuklifli, Rabu (4/12).

Mantan Ketua Forum BPD itu mengatakan, sampai saat ini belum terbangun komunikasi dari pihak pengembang ke masyarakat sekitar untuk penyerapan tenaga kerja lokal. Padahal, saat ini penyerapan tenaga kerja lokal belum maksimal oleh kawasan industry.

“Nah sekarang ada rencana pembangunan kawasan industry baru, kami meminta sebagai warga agar ada penyerapan tenaga kerja lokal. Jangan sampai kawasan industry dibangun sementara warga lokal hanya menjadi penonton saja, kami tidak mau seperti itu,” tegasnya.

Mantan Caleg Partai Nasdem itu mengungkapkan jika sudah ada pembebasan lahan sebanyak 66 hektar di wilayah desa Karang Sari Kecamatan Cikarang Timur. “Info yang kami terima, pengembang kawasan industry itu adalah Multistrada,” tandasnya. (***)