Nekat Menerobos Palang Pintu Kereta, Tujuh Orang Penumpang Daihatsu Sigra Tewas

KECELAKAAN : Telah terjadi kecelakaan di pintu rel kereta api Cibitung yang menewaskan tujuh orang.

CIBITUNG – Tujuh orang harus meregang nyawa sia-sia saat melintasi perlintasan rel kereta api di Cibitung, Jalan Raya Bosih RT 01/RW25, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung pada minggu (21/12). Terjadi tabrakan antara kereta api Argo Parahyangan dengan mobil Daihatsu Sigra berwarna Biru dengan No.Pol : B.1778.FZI pada pukul 22.15 WIB.

Kecelakaan tersebut diduga karena sopir nekat melintas meski sudah diperingatkan oleh penjaga palang pintu. Bahkan alarm tanda kereta mau melewati juga telah berbunyi.

“Namun, peringatan tersebut dihiraukan oleh Bahrudin. Pengemudi tetap nekat memaksa mencoba melintasi perlintasan tersebut, padahal palang sudah diturunkan. Sampai akhirnya, mobil tersebut tertabrak oleh kereta api Argo Parahyangan arah dari timur (Surabaya) ke arah barat (Jakarta),” jelas Kasub Bag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi.

Kondisi mobil pun terguling ringsek. Supir dan para penumpang langsung meninggal di tempat.“Posisi korban sendiri tertabrak di jalur dua rel kereta. Para korban saat ini sudah dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Tujuh orang korban tersebut di antaranya, 1). Watinah, wanita, 50 tahun. 2). Santi, 30 tahun wanita. 3) Didit, 12 tahun, laki laki. 4) Yanto, laki laki. 5) Bahrudin, 51 tahun (Pengemudi). 6) Syarufudin, laki-laki, 49 tahun. 7) Yanda, Laki-laki, 32 Tahun. Alamat : Jl. Arjuna III No.34 Rt.07/07 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur.

Dengan kejadian tragi situ, Kepala Humas PT KAI Daops 1, Eva Chairunisa berharap, seluruh pengguna kendaraan agar mematuhi rambu lalu lintas ketika melintas di perlintasan KA.

“PT KAI Daop 1 Jakarta mendukung penuh proses percepatan yang dilakukan DJKA dan Pemda agar perlintasan sebidang khususnya yang memiliki lalu lintas padat serta perlintasan liar dapat segera dilakukan penutupan,” ungkapnya.

“Serta dibuatkan perlintasan yang tidak sebidang baik berupa Flyover, Underpass ataupun JPO,” tandasnya. (***)