Ditangkap, Pelaku Tawuran Pelajar Tewas di Kalimalang Terancam 5 Tahun Penjara

Foto ilustrasi

KABUPATEN BEKASI – Polres Metro Bekasi akhirnya mengamankan empat siswa yang diduga penyebab terbunuhnya pelajar SMKN 1 Cikarang Pusat saat tawuran di Jalan Kalimalang, Kampung Cilampayan, Desa Pasir Tanjung, Cikarang Pusat pada Rabu (19/2).

Korban bernama Nur Sidik (17) yang mengalami tusukan dibagian dada bawah.

“Pelaku sudah kami amankan sebanyak 4 orang dan kami sedang mendalami kasus ini,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan.

Keempat pelaku itu berinsial F, S,  dan M. Mereka masih bersatus pelajar dari SMK Dewantara Kabupaten Bekasi. Penangkapan terjadi pada Jumat, (21/02). Awalnya F diamankan di rumahnya selanjutnya polisi mengamankan pelaku lainnya.  

“Kami cek ke sekolahnya, mereka tidak masuk sekolah. Kemudian sanksi juga saat ditanyakan ada yang mengenalnya,” jelasnya.

Keempat pelaku ini terancam dengan pasal 170 KUHP dan UU Darurat dengan ancaman lima tahun penjara.

Tak hanya mereka, Polres juga mengamankan 13 pelajar SMKN 1 Cikarang Pusat yang terlibat tawuran tersebut. Mereka akan diperiksa dan dilakukan pembinaan. Bahkan, para orang tua meraka juga dipanggil.

Dari para pelajar pelaku tawuran tersebut, Polres juga mengamankan dua senjata tajam dari pelajar SMK Dewantara dan dua senjata tajam dari pelajar SMKN 1 Cikarang Pusat.

Sebelumnya, kronologis tawuran tersebut bermula ketika AH (16), DA (17), NI (17) dan teman-temannya di gapura kantor Desa Pasir Ranji pukul 20.00 WIB. 

Mereka berjumlah sekitar 20 orang berboncengan motor kemudian berangkat ke daerah Jalan Kalimalang, Jembatan Kali Cibeet. Mereka kemudian bergerak ke arah pintu air Kampung Cilapayan, Desa Pasiranji, Kecamatan Cikarang Pusat, lalu berhenti di lokasi tersebut. 

Tak berselang lama sekitar 40 menit kemudian, mereka bertemu dengan pihak lawan dan terjadilah tawuran antar pelajar SMK.

Akibat kejadian tersebut, korban ini mengalami luka berlubang lebar 5 cm di dada bawah sebelah kiri karena sayatan benda tajam.

Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat oleh teman-temannya. Namun, sayang tak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. (Pobek)