Tanggul Muaragembong Jebol, Derita Masyarakat Diujung Sungai Citarum

KABUPATEN BEKASI – Hujan lebat yang terjadi beberapa pekan terakhir mengakibatkan sungai Citarum meluap. Luapan air sungai terpanjang di Jawa Barat itu pun menjebol tanggul yang berada penghujung sungai tersebut.

Tanggul jebol itu terjadi di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir. Parahnya lagi, akses transportasi warga terputus karena kendaraan tidak bisa lewat.

Warga pun terisolir. Tak hanya kebanjiran, mereka pun dibayangi dengan kelaparan.

“Saat ini banyak warga yang gak makan, Pak. Bukan karena tidak punya uang, tetapi karena aksesnya terputus,” keluh Sekertaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi.

Musibah ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika tanggul tersebut diperbaiki dengan baik oleh Balai Besa Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. BBWS memilih kewenangan memelihara fasilitas sepanjang sungai Citarum. Namun apa dikata, hujan yang terus mengguyur membuat sungai bersejarah itu meluap dan menyebabkan jebolnya tanggul.

Bukan hanya satu titik tanggul, warga mengatakan ada lima titik tanggul jebol dan merendam pemukiman warga dengan ketinggian mencapai 100 cm. Perasaan warga juga was-was karena dibayang-bayangi dengan terus naiknya debit air sungai Citarum itu.

Jika proses surutnya sungai Citarum cukup lama, warga juga terancam dengan bencana kelaparan. Apalagi sampai saat ini pemerintah dareah Kabupaten Bekasi belum maksimal memberikan bantuan pasokan makanan.  

 “Untuk bantuan saat ini belum ada. Kasihan warga terancam kelaparan kalau dalam beberapa hari ke depan air belum juga surut,” ujarnya.

Saat ini, warga hanya berharap agar ada bantuan logistic dari pemerintah daerah. Selain itu juga, tanggul yang jebol segera diperbaiki agar tidak terjadi musibah banjir saat curah hujan tinggi.

Tanggul Citarum jebol terjadi pada Rabu 26 Februari 2020 pada pukul 02.00 dini hari.  “Tanggul tersebut jebol karena sudah tidak mampu menahan debit air sungai Citarum,” kata Camat Muaragembong, Lukmanul Hakim.

Tanggul yang jebol total ada 6 titik. Satu titik berada di wilayah Kp. Kedung Bokor di Desa Pantai Bakti, sedangka lima titik berada di Kp. Biyombong, Kp. Solokan dan Kp. Kendal di Desa Pantai Bahagia. (Pobek)