Jumlah Laki Lebih Banyak, Disdukcapil : Mau Poligami di Kabupaten Bekasi Jadi Susah!

KABUPATEN BEKASI- Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dengan Disdukcapil pada Selasa (3/02) soal jumlah penduduk di Kabupaten Bekasi menimbulkan gelak tawa. Disdukcapil yang dikomandoi Hudaya menyebut jika jumlah laki-laki lebih banyak dari kaum hawa.

“Jumlah lelakinya lebih banyak dari perempuan, jadi susah mau poligami,” kata Hudaya yang disambut tawa anggota Dewan Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi.

Jumlah penduduk tersebut juga tercatat di Kementerian Dalam Negeri, Dirjen Disdukcapil. Disitu dipaparkan jika lebih dari 2 juta pendudukan wajib memiliki e-KTP di Kabupaten Bekasi.

Sebanyak lebih dari 1,8 juta telah mengantongi KTP elektronik. Untuk mereka yang telah melakukan perekaman sebanyak 1,95 juta. “Jumlah tersebut melebih target yang telah ditetapkan secara nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan jumlah penduduk laki-laki di Jawa Barat lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan. Selisih jumlahnya mencapai 620 ribu jiwa. “Di Jawa Barat lelakinya lebih banyak 620 ribu dibandingkan perempuan. Jadi poligami agak susah, lelakinya terlalu banyak,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil itu.

 Emil mengatakan Jawa Barat setiap 10 tahun sekali akan melakukan sensus penduduk. Pada 2020 akan dilakukan sensus penduduk serentak secara nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS). (Pobek)