Tolak Penetapan Nama Cawabup, DPD Nasdem Siap Gugat dan Walk Out di Paripurna

Pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI – DPD Nasdem Kabupaten Bekasi bakal melakukan gugatan ke PTUN atas penetapan dua nama cawabup Akhmad Marzuki dan Tuty Yasin yang telah ditetapkan Panlih DPRD.

Partai dengan semangat restorasi menilai, penetapan dua nama tersebut cacat hukum.

“Kami akan gugat segera, karena sudah cacat hukum,” tegas Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bekasi, H. Rohim Mintareja.

Wakil bupati era Neneng Hasanah Yasin itu mengatakan tengah berkoordinasi dengan pengurus partainya tingkat provinsi dan pusat. “Jadi segera kami akan ke PTUN setelah berkoordinasi dengan DPW dan DPP,” jelasnya.

Gugat akan ditujukan terhadap SK Panlih tertanggal 09 Maret 2020 terkait penetapan dua nama Cawabup Bekasi itu. Bagaimana pun, Partai Nasdem fatsun dan taat terhadap mekanisme dan aturan dalam Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.

Partai besutan Surya Paloh itu juga telah mencabut rekomendasi yang mendukung Tuti Yasin dan Akhmad Marzuki. DPP Nasdem resmi mengeluarkan rekomendasi cawabup H. Rohim Mintareja.

Sementara itu, Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem Kabupaten Bekasi, Warja Miharja mengatakan, perbedaan dua nama dari empat Partai pengusung menjadi alasan kuat NasDem melakukan gugatan.

“Koalisi belum ada dua nama yang sama,” tegas Warja. Anggota Komisi I itu juga bakal melakukan akan walkout saat Paripurna mendatang. “Kalau dari awal saja aturan sudah ditabrak, pasti selanjutnya akan sama,” tegasnya. (Pobek)