Bupati dan 10 Anggota DPRD Tak Hadir di Pemilihan Wakil Bupati

KABUPATEN BEKASI – Pemilihan calon wakil bupati (Cawabup) yang digelar DPRD Kabupaten Bekasi menimbulkan polemik. Pemilihan itu tak dihadiri Bupati Eka Supriaatmaja, salah satu kandidat cawabup Tuty Yasin dan sepuluh anggota DPRD.

Kesepuluh anggota DPRD tersebut yaitu tujuh anggota dewan dari Fraksi Golkar, Warja dari Fraksi Nasdem, Iin Farihin dari Fraksi PBB dan Budiyanto dari Fraksi PKS. Yang unik adalah Budiyanto.

Dari hasil pemilihan ala anggota DPRD itu, Cawabup Nomer Urut 1 Akhmad Marzuki menang mutlak. Dari 40 anggota DPRD yang hadir, semuanya memilih Marzuki dan Tuty Yasin mendapatkan suara Nol.

“Untuk anggota (DPRD Kabupaten Bekasi) yang memang tidak hadir, hak suaranya tidak bisa diwakili, kalau tidak hadir ya artinya hangus. Itu aturan yang ada di tata tertib dewan,” kata Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Mustakim di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (18/03).

Politisi partai Demokrat itu mengklaim, digelarnya pemilihan tersebut sudah sesuai dengan perundang-undangan. Dengan begitu, pemilihan orang nomer dua di Kabupaten Bekasi ini dianggap sah.

Meski begitu, hingga saat ini Marzuki belum resmi dinyatakan sebagai Wabup Bekasi. Lantaran, kemenangan surat suara itu harus diketahui terlebih dahulu oleh Bupati Eka Supria Atmaja. Dari Bupati, surat itu harus mendapat persetujuan dari Pemprov Jawa Barat. Jika surat pernyataan wakil bupati itu disetujui, maka Marzuki baru akan dilantik. (Pobek)