Langganan Banjir, Warga PNR Minta Developer Serius Tangani Banjir

KABUPATEN BEKASI – Warga perumahan Puri Nirwana Residance (PNR) di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia meminta keseriusan pihak developer untuk menangani persoalan banjir. Pasalnya, hujan deras yang terjadi selama satu jam setengah membuat sebagain rumah warga mengalami banjir setinggi dengkul orang dewasa.

Wilayah yang terdampak banjir parah ada di Blok P PNR. Bahkan akibat banjir tersebut sudah ada beberapa rumah warga yang dimasuki air. “Kami meminta developer PNR segera mencari solusi agar persoalan banjir ini tidak kerap terjadi, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu mungkin merata dibeberapa tempat di Kabupaten Bekasi, tetapi banjir kali ini, sepertinya terjadi di PNR saja yang parah,” kata warga Blok P, Jay, Jumat (20/03).

Banjir yang terjadi diduga akibat saluran pembuangan air yang tak mencukupi. Debit air yang menggenang di wilayah PNR kalah dengan saluran air dari Kalen Rasmi.

“Jadi saluran air dari kalen rasmi itu lebih deras dan terbuang lebih dahulu dibanding aliran air dari beberapa blok di PNR. Diperparah lagi, saluran pembuangan airnya kecil sekali,” jelas RT 12 Blok P PNR, Kamal.

Kamal mengakui mendapat kabar jika solusi dari depelover telah menyediakan tiga alat pompa air. Tapi sayang, kata dia, dua alat pompa air itu rusak. “Saya juga belum melihat fisiknya seperti apa, itu baru katanya dan saya mendengar kabar jika dua alat pompanya rusak,” sesal Kamal.

Dia meminta agar ada keseriusan developer PNR membenahi masalah banjir yang kerap terjadi. Dalam hitungannya, banjir telah terjadi empat kali di PNR selama memasuki tahun 2020.

“Harus ada solusi, kalau memang dari developer mau menyediakan alat pompa ya sediakan secepatnya agar warga tidak mengalami banjir. Jika tidak, kami juga tak tahu kedepannya jika hujan terus terjadi dan lebat, banjirnya setinggi apa,” katanya.

Sementara itu, Camat Karangbahagia, Karnadi mengaku telah menyambangi ke pengelola PNR perihal persoalan banjir. Namun sayang, sampai saat ini belum ada tanggapan dari pengembang PNR.

“Ya saya sudah ke pengembang tetapi belum ketemu,” sesalnya. (Pobek)