Pengusaha Limbah Bekali 75 Paket APD Tenaga Medis Perangi Covid-19

KABUPATEN BEKASI – Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (Aspelindo) kembali menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke rumah sakit rujukan di Kabupaten Bekasi. Sebanyak 75 paket APD dan 500 baju Cover All dan 30 paket lengkap diserahkan ke kedua rumah sakit rujukan yaitu RS Permata Keluarga dan RS Annisa.

Penyerahan APD itu diberikan langsung Ketua Aspelindo Kabupaten Bekasi, H. Azis Pelor dan Sekjen Aspelindo, Budiyanto. untuk RS Permata Keluarga diterima langsung Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARRSI) Kabupaten Bekasi, dr. Iskandar Suhardi.

“Kami berusaha menyiapkan APD lebih banyak, dengan support Aspelindo ke ARRSI karena mereka yang mengorganisir RS rujukan Covid-19, ketua ARRSI lebih tahu RS mana saja yang membutuhkan,” jelas Sekjen Aspelindo, Budiyanto. 

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu mengatakan, bantuan APD tersebut sebagai bentuk kepedulian para pengusaha limbah terhadap para dokter dan perawat yang menjadi garda terdepan pencegahan virus corona.

“Aspelindo memberikan fasilitas dan alat-alat agar dokter dan perawat kita itu terlindungi, sampai saat ini sudah 20 orang dokter meninggal akibat corona. Kita berharap jangan ada lagi dokter yang menjadi korban corona, mereka bantu masyarakat tetapi mereka tidak selamat, jangan sampai seperti itu,” harapnya.

Ketua ARRSI Kabupaten Bekasi, dr. Iskandar Suhardi menyambut baik langkah nyata yang diberikan Aspelindo terhadap para tenaga medis dalam memerangi Covid-19. APD menjadi salah satu senjata yang diandalkan para dokter dan perawat agar tidak terkenda virus impor asal Cina itu.

“Sekarang RS berjuang digarda terdepan, senjatanya kurang. Dengan adanya bantuan APD, kami bersyukur sekali berapapun adanya, kami sangat menghargai itu. Jika masyarakat peduli membantu ketersediaan APD, kami lebih bersemangat lagi menanggulangi covid-19 di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

dr. Iskandar mengungkapkan ada sebanyak 40 RS dan 2 RSUD. Tiap RS memiliki kurang lebih 150 tenaga medis. Untuk RS Permata Keluarga Jababeka telah menangani tujuh PDP Covid-19.

Dia mengatakan, saat ini penggunaan APD diutamakan untuk RS rujukan. Tetapi, katanya, dimasa wabah ini, bukan rujukan saja yang harus siap tetapi hampir semua RS harus siaga karena sudah menangani PDP.  “Di RS Permata Keluarga, sudah ada 7 PDP, ada beberapa yang dirujuk ke Wisma atlet dan juga ada pasien yang membaik,  dengan begitu, di masa wabah ini, semua RS harus siap, tidak bisa membedakan rujukan dan bukan rujukan,” tandasnya. (Pobek)