H. Syahrir : Rapid Tes dan APD Harus Cukup di Tengah Pemberlakukan PSBB

KABUPATEN BEKASI – Penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi tak hanya ditujukan untuk masyarakat saja, tetapi PSBB juga harus dibarengi dengan ketersediaan alat rapid tes dan APD tenaga medis.

“Pengecekan alat rapid test harus tersedia dengan baik, mempersiapkan segala kebutuhan petugas medis dari APD fasilitas kesehatan lainnya dan obat-obatan dengan begitu masyarakat akan yakin dengan PSBB, mereka menjadi lebih nyaman dan bisa tetap di rumah saja dan pakai masker,” jelas anggota DPRD Provinsi Jabar, H. Syahrir.

Politisi partai Gerindra itu juga menegaskan, PSBB jangan sampai menghambat. “PSBB ini bisa berjalan dengan baik dan tepat untuk menekan angka penulararan virus covid-19 dengan memperhatikan jangan sampai mempersulit pendistribusian sembako,” katanya.

Pendistribusian bantuan Sembako itu dinilainya sebagai prinsip berkeadilan ditengah pemerintah daerah menerapkan kebijakan PSBB. Dengan begitu, distribusi sembako harus lancar untuk orang yang berhak mendapatkannya.

Selain itu, penerapan PSBB harus mendapatkan dukungan yang maksimal semua pihak. Selain itu juga, Pemkab Bekasi diminta terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jabar dan pusat. (Pobek)