Sempat Dinyatakan Tak Ada Kasus Baru, Pasien Corona Kembali Melonjak di Kabupaten Bekasi

KABUPTEN BEKASI – Kabupaten Bekasi ternyata belum aman dari penyebaran Covid-19. Meskipun beberapa waktu lalu dinyatakan sempat turun, namun penyebaran virus asal Cina itu kembali melonjak.

Seperti diungkapkan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja,lonjakan angka penderita Covid-19 mecapai 113. Sebelumnya diangka 88 saat 30 April hingga 4 Mei 2020.

Beruntung, angka kesembuhan di Kabupaten Bekasi juga cukup tinggi yakni 49 orang. Artinya, hampir separuh dari total positif covid-19. “Maka itu penting agar masyarakat untuk patuhi apa yang ada di aturan PSBB tersebut,” jelas Eka.

Eka mengungkapkan Pemkab Bekasi terus melakukan upaya dalam memutus mata rantai Covid-19. Di antaranya, memperketat pengawasan PSBB di 12 lokasi check poin.

PSBB tahap kedua di Kabupaten Bekasi yang seharusnya selesai pada 12 Mei ini, akan diperpanjang dikarenakan ada pemberlakuan PSBB tingkat Provinsi Jawa Barat hingga 19 Mei 2020.

“Adanya PSBB jadi upaya juga untuk memutus mata rantai Covid-19, tapi tentu saja upaya kita ini harus didukung warga dan semua unsur tidak hanya pemerintah saja,” katanya.

Pembagian masker sendiri, sambung Eka, sejauh ini sudah masif kepada masyarakat.

“Baik dari Pemerintah Kabupaten, kecamatan, desa bahkan elemen masyarakat juga. Kesadarannya berikan masker itu tinggi,” ungkap dia.

Diharapkan semua bekerja bersama dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, seperti perangkat daerah dari dinas, camat hingga tingkat desa.

“Kita bersama-sama perangkat daerah di Kabupaten Bekasi mengajak, menghimbau kepad masyarakat untuk patuhi apa yang ada di aturan PSBB,” tandas dia.

Sementara itu, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menjadi wilayah zona merah dan paling terbanyak kasus Covid-19.

Atas hal itu upaya membebaskan wilayah Tambun Selatan dari pandemi Corona atau Covid-19 terus digencarkan.

Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan  di Perumahan Puri Cendana RW 048, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Ngalimun, Ketua RW 048 menyebutkan bahwa penyemprotan disinfektan ini sangat bermanfaat bagi lingkungannya. “Sangat terbantu dengan di lakukan penyemprotan kali ini, karena di wilayah Tambun Selatan merupakan zona merah dalam penyebaran virus Corona,” tutupnya. (Pobek)