Kabupaten Bekasi Menuju New Normal pada 5 Juni 2020

KABUPATEN BEKASI – Setealah Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tahap ke lima selesai, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana akan menerapkan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada 5 Juni mendatang.

Ada tiga sector yang bakal di terapkan AKB, di antaranya, pemukiman, industry dan pariwisata.

“Sebagaimana hasil rapat dengan Gubernur Jawa Barat, kami pun telah sepakat bersama sama Forkopimda untuk mempersiapkan pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru diwilayah Kabupaten Bekasi,” kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja beberapa waktu lalu.

Eka menjelaskan, kemungkinan AKB akan dibentuk tim gugus tugas di masing-masing sector.

“AKB ini utamanya agar warga yang memerlukan aktivitas di luar rumah dapat bekerja dengan standar protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah.

Saat ini, Kabupaten Bekasi berada di posisi level kuning. Data dari pemerintah menunjukkan pada periode satu yang terhitung sejak tanggal 2 – 15 April 2020 hingga periode empat yaitu 14 Mei – 26 Mei 2020, laju pertumbuhan ODP dan PDP di Kabupaten Bekasi mengalami penurunan.

Memasuki Bulan Juni 2020, peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi terpantau terus berkurang. Data pikokabsi.bekasi.go.id pada Minggu (01/06), ada sekitar 13 kecamatan di Kabupaten Bekasi yang sudah bersih dari kasus positif Covid-19. 

13 kecamatan yang sudah nihil dari kasus positif Covid-19 adalah Kecamatan Bojongmangu, Cabangbungin, Cikarang Barat, Cikarang Pusat, Karangbahagia, Kedungwaringin, Muaragembong, Pebayuran, Setu, Sukakarya, Sukawangi, Tambelang dan Tarumajaya. Dari 13 kecamatan tersebut, 6 di antaranya selain zero positif juga sudah bersih dari kasus ODP maupun PDP.

Saat ini sebaran kasus positif Covid-19 yang masih tinggi hanya tersisa di 4 kecamatan, yakni Tambun Selatan 16 kasus, Cikarang Selatan 7 kasus, Babelan 6 kasus dan Cibitung 4 kasus. Sedangkan 6 kecamatan lainnya mencatatkan kasus positif yang relatif rendah, yakni Tambun Utara 2 kasus, Sukatani, Serang Baru, Cikarang Utara, Cikarang Timur dan Cibarusah masing-masing 1 kasus.

Selain itu jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Bekasi juga terpantau  mengalami penurunan. Jumlah ODP tersisa 42 orang dan PDP sebanyak 73 orang. Sisa sebaran ODP terbanyak berada di dua kecamatan yakni Cikarang Utara 14 dan Tambun Selatan 7 orang. Sementara dari sisa 73 kasus PDP hampir separuhnya terkonsentrasi  di tiga kecamatan yakni Tambun Selatan 15, Cikarang Utara 11 dan Cikarang Barat 11 orang. Sementara OTG tercatat 106 orang.

Hingga Senin (01/06), total angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi tercatat 177 kasus. Dengan rincian, Positif aktif sebanyak 40 orang, positif sembuh 122 orang dan positif meninggal dunia 15 orang.

Alamsyah mengatakan, di AKB, jumlah pekerja yang datang ke kantor dalam sektor manufaktur industri tetap dibatasi, yang semula hanya diijinkan 25 persen dari kapasitas gedung, sekarang naik menjadi maksimal 50 persen.

“Untuk kegiatan sekolah, level kuning ini masih sama yakni melakukan kegiatan belajar melalui sistem online,” katanya. (Pobek)