Pernikahan Banyak Ditunda di Masa Pandemic Covid-19

KABUPATEN BEKASI – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Supriadinata menjelaskan, penurunan angka kehamilan di Kabupaten Bekasi disebabkan karena penundaan pernikahan yang dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA).

Selain itu, banyak yang menunda pemeriksaan kehamilan ke tempat pelayanan kesehatan karena COVID. Ada juga warga yang sengaja menunda kehamilan karena khawatir jika melahirkan di masa Covid-19. Jika bulan ini mulai program, menurutnya, akan ketahuan hamil pada dua bulan mendatang.

“Kalau dari angka kehamilan dari bulan sebelumnya menurun, karena ada beberapa faktor. Untuk data bulan Mei belum masuk. Paling bulan Juli dan Agustus kita baru bisa lihat meningkat apa tidak. Kalau sekarang masih naik turun,” ujarnya.

Menurutnya, data kehamilan yang ada di Dinas Kesehatan ini dari setiap puskesmas, praktek swasta, sama rumah sakit. “Jadi Dinas Kesehatan menerima laporan dari bidan koordinator di 44 Puskesmas di Kabupaten Bekasi. Kalau rumah sakit swasta biasanya lapor ke wilayah kerja puskesmas,” tutupnya. (pobek)