PSBB Pengaruhi Penurunan Jumlah Ibu Hamil di Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI – Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tak berdampak besar terhadap bertambahnya kehamilan ibu-ibu di Kabupaten Bekasi. Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, pada periode Maret-April ada 12.951 wanita hamil di Kabupaten Bekasi saat Pandemi COVID-19.

Jumlah tersebut menurun dibanding tahun lalu pada periode dan bulan yang sama.

 “Terdapat penurunan meskipun tidak besar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Mainarti.

Ia menguraikan, data kunjungan ibu hamil pertama ke tenaga/pelayanan kesehatan di bulan Maret tahun ini jumlahnya 6.551 wanita lalu di bulan April sebanyak 6.400. Sedangkan tahun lalu di bulan Maret jumlahnya mencapai 7.075 wanita dan April 7052.

“Berarti ada penurunan sekitar 8,4 persen. Tahun lalu 14.127 orang, sekarang 12.951 orang,” urainya.

Sri mengatakan, ada beberapa upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan dalam peningkatan kesehatan ibu hamil dalam masa pandemi COVID-19. Misalnya, melakukan pemetaan fasilitas kesehatan terkait pemberian pelayanan kesehatan ibu hamil serta melakukan kunjungan rumah bagi ibu hamil dan bayi resiko tinggi oleh tenaga kesehatan di puskesmas.

“Kunjungan rumah ibu hamil dan bayi resti dilakukan dengan perjanjian lewat HP bekerjasama dengan ibu kader posyandu. Selaian itu, kami juga membuat wa grup ibu hamil dengan membahas materi yang ada di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),” tuturnya. (pobek)