Wik-Wik di Pinggir Kalimalang Kurang 100 Ribu, Pemuda Tewas Dikeroyok

KABUPATEN BEKASI – Gegara wik-wik di warung remang-remang di pinggir Kalimalang, Kampung Pasirkonci Poncol, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, seorang pemuda tewas dikeroyok.

Pemicunya, pemuda yang menjadi korban ini diduga kurang membayar jasa si PSK. Kesepakatannya, si PSK minta jatah 200 ribu sekali kencan, namun hanya dibayar Rp 100 ribu oleh si korban. Alhasil, PSK marah dan bilang ke teman-temannya jika korban kurang membayar jasa wik-wiknya.

pengeroyokan itu terjadi pada Minggu 7 Juli 2020 sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial K (39), asal Dusun I Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang yang mengalami luka memar, sedangkan R (29) meninggal dunia saat dirawat di RS Sentra Medika Cikarang, korban berasal dari Taman Kebayoran, Jalan Wijaya II Blok Q No.51 Desa Setiamekar Kecamatan Tambun Selatan. 

keenam tersangka pengeroyokan diamankan. Mereka berinisial P (29), I (29), J (47), O (22), B (25) serta R (23). Selain itu , Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit golok warna hitam, 1 unit kunci ring ukuran 36, 1 besi dengan panjang 1,5 meter, 1 jaket sweater warna biru dengan lubang bekas bacokan, 1 kaos warna putih dengan lubang bekas bacokan, dan 4 batang bambu.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kejadian pengeroyokan ini berawal dari korban berinisial R dan temannya datang ke warung remang-remang yang berada di jalan raya Inspeksi Kalimalang.

Kemudian R kencan dengan salah satu wanita berinisial F. Selanjutnya R membayar F Rp 100.000, sedangkan perjanjiannya Rp 200.000.

Setelah itu, F mengadu kepada tersangka berinisial P sehingga terjadi cekcok mulut dengan korban berinisial R dan temannya yang berinisial K.

Menurut Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, R dikeroroyok oleh dua orang pelaku. Sementara K oleh 3 orang.

Tidak berselang lama, sekelompok pemuda datang ke TKP dengan maksud mencari orang yang telah mengeroyok korban berinisial R dan K. Kemudian pecah perkelahian antara kelompok korban dan kelompok para pelaku terjadi.

“Tersangka menyiapkan senjata tajam berupa golok, celurit, stick golf dan bambu,” ungkap Kapolres.

Kelompok korban R sendiri kabur dari perkelahian tersebut sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Lalu korban R terpisah dari kelompoknya, dikejar, kemudian ia dipukuli pakai stick golf.

“Korban merasa pusing lalu jatuh, setelah jatuh dari arah belakang pelaku berinisial D.O langsung membacok dengan menggunakan celurit ke bagian kepala/wajah samping kiri. Kemudian Y.T Alias C dan G membacok korban dengan menggunakan golok bagian tangan kiri korban,” tutur Kapolres.

Setelah itu pelaku lainnya yang memukul korban dengan menggunakan bambu. Selanjutnya pelaku melarikan diri. Saat ini, tim dari Polek Cikarang Selatan bersama tim dari Polres Metro Bekasi tengah memburu 7 pelaku lainnya. (Pobek)