Pemkab Bekasi Cari Solusi Perusahaan Tak Buang Limbah Sembarangan

KABUPATEN BEKASI – Anggota Komisi III DPRD, H. Danto menilai, adanya sanksi tegas terhadap perusahaan yang membuang limbahnya sembarangan ke sungai Cilemahabang tak akan mempengaruhi iklim investasi di Kabupaten Bekasi.

“Perusahaan jika diajak komunikasi dengan baik dan pemerintah daerah menawarkan solusi pembuangan limbahnya, saya yakin perusahaan akan lebih responsive dan tidak akan melakukan pelanggaran membuang limbahnya ke aliran sungai lagi,” kata H. Danto.

Politisi partai Gerindra Kabupaten Bekasi itu mengatakan, akan permasalahan pembuangan limbah industry ke sungai itu disebabkan karena minimnya pengawasan. Pemkab, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (LH), harus lebih berperan aktif memberikan pengawasan kepada perusahaan-perusahaan yang berpotensi melakukan pencemaran limbah ke aliran sungai.

“Tingkat pengawasan di kita ini kan sangat lemah, itu sungai Cilemahabang tercemar karena lemahnya pengawasan terhadap perusahaan yang membuang limbah, faktot pengawasan ini lebih diperketat lagi,” tegasnya.  

Ketua Pepardi Kabupaten Bekasi itu mengatakan, adanya sanksi tegas tidak akan menganggu investasi di Kabupaten Bekasi. “Saya yakin pihak perusahaan jika diajak komunikasi baik oleh Pemkab, mereka tidak akan membuang limbahnya lagi secara illegal,” kata Danto.

Perusahaan membuang limbah secara illegal karena tidak adanya tempat penampungan limbah. Makanya, Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup bisa mengecek izin perusahaan tersebut, terutama kelayakan tempat pembuangan limbahnya.

“Lalu pemkab memberikan solusi pembuangan limbahnya yang baik seperti apa, nah ini kan lebih efektip,” katanya. (Pobek)