Tak Ada Tim Penyidik, el-Kail : Sampai Lebaran Kuda Persoalan Limbah Tak Kunjung Selesai di Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI – Dibentuknya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dinilai bisa mengatasi persoalan pencemaran limbah illegal. Dengan tim PPNS, Pemkab Bekasi memiliki wewenang menindak tegas oknum yang membuang limbahnya secara illegal ke sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bekasi.  

“Sampai lebaran kuda juga tidak akan selesai selesai persoalan limbah di Kabupaten Bekasi, kecuali permintah daerah membentuk tim PPNS yang memiliki wewenang menindak mereka yang membuang limbahnya sembarangan,” jelas Ketua Umum el-Kail, Ridwan Arifin.

Bang Iwang-begitu sapaan akrabnya-tim PPNS ini bisa dibentuk dibawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup. Nantinya, PPNS bisa melakukan investigasi sampai penyidikan kepada mereka yang membuang limbahnya dengan illegal termasuk industry.

“Saya telah mengajukan itu, bentuk tim PPNS atau apapun namanya ke LH, tetapi sampai sekarang tidak ada tanggapan sama sekali,” sesalnya.

Padahal, jika berkaca pada wilayah tetangga Kabupaten Bekasi, seperti Karawang, Kota Bekasi dan sekitarnya sudah ada tim yang berwenang menyelidiki persoalan limbah illegal.

“Di wilayah lain sudah, Cuma di Kabupaten Bekasi saja belum, saya tidak tahu persoalannya,” katanya. Padahah, kata Iwang, jika terbentur soal anggota, dinas Lingkungan Hidup bisa mengkajiknya.

“Soal anggota tinggal komunikasikan saja, apa diambil dari dinas tertentu. Nantinya mereka ini akan dibina di kementerian pusat sebagai tim penyidik, yang penting ada kemauan mau tidak membentuknya,” tandasnya. (Pobek)