Pencemaran Kali Cilemahabang, Imam Hambali : Dinas LH Harus Dipecut!

CIKARANG PUSAT – Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi siap “memecut” kinerja Dinas Lingkungah Hidup (LH). Pasalnya, Dinas yang menangani persoalan lingkungan itu tak maksimal dalam menangani pencemaran limbah ke aliran sungai kali Cilemahabang.

“Seharusnya Dinas LH harus menelusuri sumbernya, itu kan kelihatan dari mana sumbernya, di cek dan dipastikan sumbernya,” kata anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Imam Hambali saat ditemui media di lingkungan DPRD Kabupaten Bekasi.

Politisi PKS itu mengatakan, aliran sungai yang tercemar limbah bisa diambil sampelnya dan diuji dilaboratorium. Dari situ, bisa dicocokan dari mana sebenarnya sumber limbah tersebut dan dampak apa yang akan ditimbulkan di masyarakat.

“Melalui airnya diuji sesuai mekansime, yang kita khawatirkan adalah dampak kesehatan  masyarakat, mandi, nyuci, WTP menggunakan aliran air yang tercemar limbah,” jelasnya.

Bagaimana pun, pelaku pembuangan limbah illegal tak bisa dituduhkan begitu saja kepada pihak tertentu.

“Harus dibuktikan dulu tinggal di cek oleh dinas LH,” tambahnya.

Imam yakin saat ini Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Bekasi bisa melakukan tugasnya dengan baik dalam menangani pencemaran limbah. Apalagi saat ini, LH telah memiliki Kadis yang belum lama dilantik yaitu Peno Suyatno.

“Dulu kan tidak ada kepala dinasnya, sekarang sudah dilantik, cek kadis untuk menuntaskan persoalan limbah itu. tuntaskan dulu kasihan pak bupatinya itu, sungai cilemahabang melewati rumah pak bupati, sebagai kepala daerah harus bertanggungjawab penuh,” tandasnya. (Pobek)