Cemas Investor Kabur, Asphri Minta Penanganan Covid Cluster Industri Harus Maksimal

KABUPATEN BEKASI, CIKARANG SELATAN – Ketua Umum Asosiasi Praktisi HR Indonesia (Asphri), Yosminaldi kembali lagi mengingatkan agar menangani penyebaran covid-19 di cluster industry harus maksimal.

Bahkan dia juga meminta agar perusahaan tak pelit melakukan PCR atau swab test kepada karyawannya.

“Saya meminta pemerintah harus bantu dunia industry dalam pembiayaan swab test,” ujar Yosminaldi.

Mantan Ketua HR Ejip mengatakan, semua komponen di Kabupaten Bekasi harus duduk bersama seperti Bupati, DPRD, Kapolres, Dandim, Kejari dan Ketua PT serta pengelola kawasan mengatasi cluster industry. Termasuk juga Kadin dan Apindo Kabupaten Bekasi.  

Apalagi, dia juga mengakui jika Kondisi keuangan dunia industri di Kabupaten Bekasi saat ini tiarap karena turunnya order. Ditambah lagi adanya klaster baru dibeberapa perusahaan dan kawasan industry.

“Perlu gerak cepat dan aksi tanggap darurat untuk menyelamatkan Dunia Industri di Kabuaten Bekasi.  Jangan sampai muncul ketidakpercayaan investor dan bisa-bisa mereka hengkang ke negara lain yang manajemen pandemi covid-19nya lebih baik, seperti Vietnam, Myanmar dan Thailand!,” serunya. (Jaya/Pobek)