Budiyanto : RUU Cipta Kerja Dinilai Rugikan Buruh

KABUPATEN BEKASI – Penolakan Fraksi PKS dan Demokrat DPR RI terhadap pengesahan  RUU Cipta Kerja mendapatkan apresiasi dari salah satu tokoh muda, pengusaha, politisi Kabupaten Bekasi, Budiyanto. RUU Cipta Kerja dinilai terlalu tergesa-gesa dalam pembahasanya, tidak matang, berpotensi merugikan buruh di Indonesia.

Dalam situasi pandemi Covid-19, kata Budiyanto pembahasan RUU memerlukan keseriusan, fokus dan ketelitian, terlebih yang di bahas ini adalah RUU Cipta Kerja termasuk yang menyangkut hajat hidup orang banyak khususnya kaum buruh dan pekerja nasional.

“Secara pribadi saya menilai banyak hal yang harusnya dibahas kembali oleh teman-teman di DPR, tidak perlu terburu-buru. Pembahasan RUU yang penting dan strategis perlu dilakukan pembahasan yang lebih utuh dan melibatkan berbagai stakeholders yang berkepentingan,” jelas Budiyanto yang akrab di panggil kang Budi.

“Ini sangat penting, supaya produk hukum yang dihasilkan oleh RUU Ciptaker ini seimbang, menguntungkan bagi pihak buruh dan pengusaha atau investor, berkeadilan sosial, juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang sebenarnya,” tutupnya. (Jay/Pobek)