Derita Warga PNR, Banjir Meninggi Meski Hujannya Telah Reda

KABUPATEN BEKASI, Karang Bahagia – Hujan yang terjadi sejak minggu (01/11) siang merendam sebagian area Perumahan Puri Nirwana Residance (PNR). Parahnya lagi, berhentinya hujan malah membuat debit air naik, terutama blok paling belakang perumahan tersebut.

“Hujannya sudah berhenti dari sore tadi, tetapi air malah semakin naik,” cuit warga perumahan Blok P PNR. debit air terlihat meninggi pada pukul 18.30 Wib di Blok P.

Naiknya debit air ke perumahan PNR disebabkan air hujan dari wilayah sekitar yang mengalir ke arah blok belakang perumahan tersebut. Bahkan dari pantauan warga, area pesawahan yang berada di sekitar PNR mengalirkan air hujannya ke pemukiman warga.

“Ya ini pantas saja hujan berhenti tetapi air tambah naik alias tak surut,” katanya.

Diperparahnya lagi, mesin pompa air yang menjadi andalan untuk mengurangi volume banjir tak beroperasi maksimal. Menurut warga, pompa air hanya beroperasi selama sepuluh menit, otomatis tak memberikan solusi mengatasi banjir PNR.

Warga juga meminta agar pengembang segera memperbaik pompa mesin tersebut agar bisa beroperasi maksimal. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan dan PNR menjadi salah satu perumahan yang rawan banjir.

Terjadi Insiden

Banjir juga bukan hanya merendam perumahan warga, tetapi juga menyebabkan insiden. Misalnya saja, adanya penutupan akses jalan karena warga tak ingin kendaraan yang melintas menerbos banjir membuat air masuk ke rumah warga.

“Sempat ada warga mau lewat dan akses jalannya ditutup lalu memancing keributan,” terang seorang warga.

Penutupan akses jalan warga tak menjadikan solusi mengatasi banjir. tetapi malah memperkeruh suasan karena semua warga terdampak banjir. baiknya, warga PNR mencari solusi agar banjir bisa teratasi dengan baik.

“Kalau bisa pompanya 24 jam sedot banjir, Cuma beberapa menit sudah mati ya gak bisa mengurangi debit banjir,” katanya. (Pobek)