Terkait Banjir PNR, Dewan Imam Hambali Meminta Ini Kepada Pengembang

warga membersihkan saluran pembuangan air.

KABUPATEN BEKASI – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Imam Hambali meminta pengembang perumahan Puri Nirwana Residance (PNR) yang berada di desa Sukaraya, Karang Bahagia membangun saluran air sesuai dengan Perda No.9 tahun 2017.

Pada perda tersebut diwajibkan pengembang untuk membangun saluran air yang cukup dan menyiapkan kolam renetensi sebanyak 2 persen dari luas lahan perumahan. Permintaan itu terkait banjir yang terjadi pada Minggu (1/11) akibat hujan deras yang mengguyur.

Jika perumahan telah memiliki danau sebagai kolam rentensi, luasnya harus dihitung kembali dari luas total yang dikelola pengembang perumahan.

“Pengembang jangan ngambil untungnya saja, apalagi tidak mau membantu pemerintah daerah menyiapkan kolam rentensi. ini saya prihatin tahun lalu banjir dan sekarang banjir lagi, seolah ada pembiaran dari pengembang,” jelas Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Imam Hambali.

Politisi PKS itu menegaskan pengembang harus menyiapkan kolam retensi untuk menampung air hujan. Dengan penyediaan kolam retensi, Imam yakin bisa meminimalisir terjadinya banjir akibat hujan.

Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Perumahan menjadi daerah yang rawan banjir. “Jadi menurut saya dari kontek yang terjadi di perumahan PNR, kalau saya perhatikan sungai di PNR tidak terlalu dekat, secara prinisp ada peran yang harus dipastikan, pengembang harus dipastikan mengikuti aturan yang berkaitan dengan penyerapan dari saluran yang cukup untuk debit air yang jatuh dari hujan,” katanya. (Pobek)