LBH Arjuna Bakti Negara : Perusahaan Buang Limbah Bisa Didenda Rp 15 M

PENCEMARAN SUNGAI

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Timur – Sanksi terhadap perusahaan yang membuang limbah industrinya dengan sembarangan cukup berat. Para pencemar lingkungan hidup itu bisa dijerat Pasal 104 Peraturan Pemerintah tetang Lingkungan Hidup dengan ancaman penjara tiga tahun dan denda mencapai Rp 3 miliar.

“Ya bagi para pelaku corporat atau perusahaan yang membuang limbahnya sembarang bisa dijerat dengan PPLH itu, lumayan sanksinya bisa bikin jera pelaku,” jelas Ketua LBH Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkiflli.

Lebih parah lagi, bagi perusahaan yang dengan sengaja membuang limbahnya sembarangan bisa disanksi lebih berat lagi dengan denda Rp 15 miliar dan penjara sampai 15 tahun.

“Sayangnya peraturan ini belum diterapkan jika diterapkan, dugaan saya bakal banyak perusahaan yang kena Karena membuang limbahnya sembarangan,” kata Zuli.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Bekasi menerapkan sanksi tersebut agar menimbulkan efek jera bagi para pelaku pembuang limbah sembarangan. Dengan begitu, Kabupaten Bekasi terutama sungainya bisa terbebas dari pencemaran limbah industry.

Belum adanya sanksi bagi para pencemar limbah membuat pesimis jika kali di Kabupaten Bekasi bakal bersih dari pencemaran. Makanya, dinas terkait diminta berani ambil sikap kepada para pelaku pencemaran limbah industry ke sungai. (jay/pobek)