Denda Rp 100 Ribu Sudah Diberlakukan Bagi Pelanggar Prokes Covid

KABUPATEN BEKASI, CIKARANG PUSAT – Masyarakat Kabupaten Bekasi harus siap mendapatkan sanksi denda tak menerapkan protocol kesehatan covid-19 dalam kesehariannya.

Pasalnya, DPRD Kabupaten Bekasi telah ketuk palu Raperda Sanksi Protokol Kesehatan Covid-19. Denda tersebut besarannya mencapai Rp 100 ribu. Lebih murah dari denda yang diterapkan provinsi Jawa Barat sebesar Rp 150 ribu.

 “Pelanggar akan diberikan sanksi sosial terlebih dahulu. Tidak langsung sanksi berat, berupa denda uang. Artinya tidak langsung diberikan sanksi berat berupa denda,” jelas Ketua Pansus VIII DPRD Kabupaten Bekasi, Rudi Haryadi.

Politisi PKS itu berharap, dengan adanya Perda tersebut bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protok kesehatan setiap harinya. Apalagi, kasus penyebaran covid-19 mengalami peningkatan di Kabupaten Bekasi.

“Adanya Perda ini ya harapan bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap prokes,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT Blok P perumahan Puri Nirwana Residance (PNR), Kamal meminta jika Perda tersebut harus maksimal disosialisasikan ke masyarakat. Tentunya agar masyarakat mengetahui lebih dahulu sebelum adanya sanksi yang akan diterapkan.

“Ya jangan sampai masyarakat tidak tahu jika pelanggaran prokes dikenakan sanksi denda Rp 100 ribu, sosialisasikan mulai tanggal sekian berlakuknya,” katanya.

Dia berharap, peran pemerintah daerah lebih maksimal lagi dalam menekan kasus penyebaran virus asal Wuhan, Cina itu. (jay/pobek)