ASPHRI : dengan Vaksin Corona, Isu PHK Masal Bisa Terpatahkan

KABUPATEN BEKASI – Adanya vaksin covid secara masal disambut optimis pegiat kawasan industri. Vaksin yang diharapkan bisa mencegah penyebaran virus corona memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia industry di Kabupaten Bekasi.

“Meskipun vaksin tersebut masih menunggu pembuktian seiring berjalannya waktu. Asphri sangat mendukung gerak cepat Presiden Jokowi untuk vaksinasi massal ini, karena akan berpengaruh besar kepada aktifitas dunia industri dan dunia usaha yang sempat bangkrut di tahun 2020,” kata Ketua Umum Asphri, Yosminaldi.

Dia berharap, prediksi PHK massal di tahun 2021 terpatahkan dan justru ekonomi Indonesia bangkit secara perlahan. Dengan begitu, bisa kembali membuka lapangan kerja yang berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemampuan daya beli masyarakat.

“Khusus untuk dunia industri, pemerintah harus melakukan evaluasi dan pendalaman, kira-kira komponen apa yang bisa dibantu, agar dunia usaha bisa lebih bertumbuh dan berkembang lebih cepat di tahun vaksinasi ini,” ujarnya.

Asphri yakin dunia usaha akan bangkit, walau masih tertatih-tatih. Tentunya juga harus disokong oleh kebijakan yang pro dunia usaha dan dunia industri, agar percepatan pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa kembali ke level positif.

Dia juga menyindir terkait dengan UU Cipateker, diharapkan agar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Perusahaan (RPP) oleh Pemerintah benar-benar melibatkan semua “stakeholder” dunia usaha dan dunia industri.

“Ada kesalahan asumsi Pemerintah terkait dengan “stakeholder” dunia usaha dan industry yang hanya terdiri dari Tripartit (Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pemerintah). Padahal unsur Tokoh masyarakat, Kalangan Akademisi bahkan Praktisi HRD di perusahaan justru sudah harus dilibatkan dalam membicarakan isu yang terkait dengan Mekanisme Hubungan Industrial,” katanya. (Pobek)