Pernah Dibui di Lapas Pasir Tanjung, Residivis Pengedar Sabu Kembali Diringkus

KABUPATEN BEKASI – Unit Reskrim Polsek Kedungwaringin berhasil mengungkap dan  mengamankan pengedar narkotika jenis sabu. Pelaku diciduk saat melakukan transaksi. Pelaku merupakan mantan residivis dan baru keluar dari lapas Pasir Tanjung, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Pelaku sempat mencoba melarikan diri dari sergapan petugas, namun petugas yang sigap langsung mengamankan bersama dengan barang bukti sabu siap edar.

Pelaku merupakan WD (37) yang sempat mendekam di Lapas Pasir Tanjung dalam kasus yang sama berawal adanya informasi dari  masyarakat jika ada peredaran narkotika jenis sabu di depan Gerbang Perumahan Pesona Cijingga Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Berbekal informasi tersebut satuan Unit Reskrim Polsek Kedungwaringin dipimpin Kanit Resrim Iptu Anwar Firdaus, melakukan penyelidikan dan menggali informasi hingga di dapat target yang akurat.

Bersama team operasional dari Polsek Kedungwaringin langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di lokasi kejadian. Saat digeledah ditubuh pelaku ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu di dalam bungkus rokok, tepatnya di saku celana yang digunakan pelaku. Atas kejadian tersebut pelaku beserta barang bukti jenis sabu, kemudian dibawa ke Polsek Kedungwaringin guna proses penyidikan.

Saat akan dibawa, pelaku mencoba mengalihkan petugas yang mengankan dan mencoba melarikan diri. Namun petugas dengan sigap langsung mengamankan pelaku untuk selanjutkan digelandang ke Mapolsek Kedung Waringin.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti 1( Satu) bungkus klip plastik warna bening di duga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,28 Gram dalam sebuah bungkus bekas rokok sampoerna Mild dan 1 (satu) Unit Telepon genggam/ HP merk Xiomi Readmi 4.A warna Pink Berikut SIM Card.

“Pelaku dapat kita amankan saat akan melakukan transaksi jenis sabu, pelaku merupakan mantan residivis dan pernah mendekam di Lapas Cipayung dalam perkara yang sama, masuk tahun 2016 dan bebas pada bulan desember 2020,” tutur Kanit Reskrim Polsek Kedungwaringin Iptu Anwar Firdaus.

“Pelaku langsung kita amankan bersama dengan barang bukti sabu, dan pelaku akan kembali kita jerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UURI no. 35 tqhun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” katanya. (Pobek)