Merasa Bininya Digodain Orang, Pemuda Cekcok Sampai Berujung Penusukan

Foto ilustrasi

KABUPATEN BEKASI – Diduga sakit karena istri digoda pria lain, pedagang buah di kabupaten Bekasi nekat menganiaya pria yang diduga menggoda istrinya dengan senjata tajam jenis pisau.

Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung membawa korban penusukan tersebut ke rumah sakit. Sementara pelaku yang sempat melarikan diri berhasil diamankan Polsek Setu, Kabupaten Bekasi.

Korban penusukan diketahui adalah CH (38), seorang karyawan swasta asal Kampung Ciranji Timur RT 002/0055 Desa Tagem Manunggal Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.  

Peristiwa penusukan itu berawal saat Cahyadi bertemu dengan pelaku SM (30) warga Kampung Sadang RT. 01/02 Desa Ragem Manunggal Kecamatan Setu di tempat penjual pecel lele. Di situ antara korban dan pelaku cekcok sehingga membuat pelaku kesal yang berujung kepada pemukulan dan penusukan.

Pisau yang digunakan untuk menusuk merupakan pisau milik pedagang pecel lele. CH ditusuk dua kali dibagian pinggan dan punggung hingga korban tersungkur bersimbah darah.  

Dalam kondisi terluka parah, CH dibawa oleh warga yang melihat kejadian langsung ke kerumah sakit terdekat. Beruntung nyawa korban dapat ditolong hingga korban tidak meninggal dunia.

Sementara pelaku yang melihat korban terluka langsung melarikan diri. Namun selang beberapa jam pelaku dapat diamankan petugas yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek setu Iptu Kukuh. Bersama barang bukti satu bilah pisau yang digunakan pelaku saat menganiaya korban.

“Pelaku kita amankan setelah mencoba melarikan diri, usai melakukan penganiayaan terhadap seorang karyawan swasta, hanya karena pelaku kesal dan sakit hati karena korban sering mengganggu dan menggoda istri dari korban,” jelas Kapolsek Setu AKP Dedi Herdiana.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu bilah pisau yang digunakan pelaku dan beberapa barang bukti lainnya.

Sementara itu, akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban pelaku terancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan kasusnya ditangani langsung Polsek Setu Kabupaten Bekasi. (Pobek)