Anis Baswedan : Kalau di Wilayah Publik, Kuping Gak Boleh Tipis!

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mengomentari ramainya soal kritik masyarakat bagi pemerintah. Menurutnya, sebagai pejabat public harus siap dikritik dan jangan sampai anti kritik.

“Kalau berada di wilayah public kuping gak boleh tipis, kita dengarkan saja, kalau diungkapkan secara akademaik baik baik saja. Bila diungkapkan secara kasar, itu ekspresi, kemampuan dia dalam mengungkapkan, bagi saya yang sedang bekerja, ini adalah ungkapan pendapat rakyat, baik yang mendukung dan mencaci,” jelas Anis dalam acara yang ditayangkan salah satu stasiun televise swasta.

Anis melanjutkan jika kritik disampaikan dengan kata-kata kasar akan kembali kepada diri si pengkritik. “Makin kasar kata-katanya semakin mempermalukan diri sendiri, bukan saya,” katanya.

Sebagai pemimpin di DKI Jakarta, Anis tidak ingin menempatkan masalah yang dihadapi ibu kota sebagai masalah pribadi, tetapi dijadikan sebagai amanat yang harus dijalani dengan baik.

Dengan begitu, Anis merasa santai menghadapi kritik yang dialamatkan kepadanya. “Masalahnya sudah lama, kalau orang kritik rileks saja, bagian dari ungkapan pandangan, sy kalau ada kritik keras, caci maki,” ujarnya.

“Makin keras itu sebetulnya adalah catatan yang akan dibaca oleh anaknya, cucunya dikemudian hari, beda dengan dulu, catatan tidak ada, hari ini apa yang kita catat, akan permanen, jika didelet sama saja mempermalukan dirinya sendiri,” tandasnya. (Pobek)