Wakil Ketua Dewan, M. Nuh Minta Fasilitasi Perahu Karet Ditiap Desa

KABUPATEN BEKASI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh meminta agar tiap desa dibekali dengan satu buah perahu karet agar bisa maksimal dalam penanganan penyelamatan korban banjir.

Selama ini,, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi baru memiliki puluhan perahu karet yang berada di tiap kecamatan.

“Ya harusnya tiap desa itu memiliki perahu karet agar lebih maksimal evakuasi warga, jadi jangan hitungnya per kecamatan. Saya yakin pemda mampu untuk menganggarkannya, asalkan ada kemauan,” jelas Muhammad Nuh.

Politisi PKS Kabupaten Bekasi itu mengatakan jika program penyediaan perahu karet itu tidak akan mengganggu refocusing anggaran covid-19. Sebab, refocusing sudah ada dari tahun lalu.  

“Apalagi, banjir juga kan sama-sama bencana, ya harus diprioritaskan juga anggarannya,” katanya.

Nuh mengakui, banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi terjadi karena banyak factor, terutama curah hujan yang cukup tinggi. Dengan begitu, limpahan air bisa dibilang overload. Bahkan drainase yang tersedia juga tidak bisa menampung tingginya curah hujan.

Meski begitu, banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah daerah meminimalisir terjadi banjir. Misalnya saja membuat waduk sampai membuat embung resapan air serta menyediakan area penyerapan di tiap-tiap perumahan.

“Kalau bikin waduk mingkin mahal ya, ya masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimaliris bencana ini,” tambahnya. (Pobek)