Sebelum Ramadhan, Baznas Bangun Rumah Warga Korban Banjir di Pebayuran

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Abdul Azis

KABUPATEN BEKASI – Baznas Kabupaten Bekasi merencanakan pembangunan rumah warga yang rusak akibat terjangan air sungai Citarum yang jebol di wilayah Pebayuran rampung sebelum Ramadhan. Saat ini, lembaga pengurus zakat itu tengah menunggu waktu yang tepat untuk membangun rumah warga yang roboh akibat terjangan banjir tersebut.

“Kami masih menunggu, sebab kondisi tanahnya masih labil akibat terendam air yang cukup lama. Jika tanah dipaksakan dibangun sekarang ini, maka rumahnya akan cepat rusak, jadi kami tunggu tanahnya padat dulu, mudah-mudahan sebelum puasa,” jelas Ketua Baznas Abdul Azis yang ditemui di kantor Baznas pada Selasa, (09/03).

Saat ini, warga yang rumahnya rusak memilih mengungsi sementara ke rumah sanak saudaranya.

“Kami berusaha sebelum ramadhan sudah dibangun rumah warga yang rusak, kasihan juga warga masih numpang, apalagi mau memasuki bulan Ramadhan, mereka belum ada rumah, kasihan,” ujarnya. 

Untuk bantuan perbaikan rumah korban banjir Pebayuran, Baznas Kabupaten Bekasi akan membangun sebanyak lima rumah warga yang roboh. Total setiap rumah mendapatkan anggaran bantuan sebesar Rp 20 juta.

“Karena tanahnya labih, butuh pemasangan cakar ayam agar pondasinya kokoh, kemungkinan anggaran bantuannya tiap rumah bisa lebih dari itu dan kami akan upayakan,” jelasnya.

Azis menginginkan, bantuan perbaikan rumah tersebut bisa bertahan lama. Jangan sampai, kekuatan rumah tak bertahan lama akibat kontur tanah yang kurang stabil. Besarnya rumah yang akan dibangun yaitu 5×6 meter.

Saat ini, Baznas masih terus berupaya menyediakan kebutuhan logistic kepada korban banjir. Bantun tersebut yaitu mencakup kebutuhan Sembilan bahan pokok atau sembako.

“Sampai saat ini, Kami masih terus menyalurkan bantuan sembako ke masyarakat korban banjir,” katanya. (Pobek)