JKN-KIS Bantu Dewi Lewati Persalinan Caesar Tanpa Biaya

KABUPATEN BEKASI – Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dirasakan sangat bermanfaat oleh Dewi Anggraini (34). Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di Puri Nirwana Residance, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia ini, dirinya sangat terbantu dengan kehadiran Program JKN-KIS saat ia melahirkan anak keduanya dengan operasi caesar.

“Alhamdulullah saya sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN-KIS, terutama saat saya akan melahirkan anak yang kedua dengan operasi Caesar. Dari awal kehamilan anak kedua saya tidak merasa pusing dengan biaya persalinan karena saya beserta keluarga telah terdaftar sebagai peserta PPU Badan Usaha. Suami saya bekerja di sebuah perusahaan dan saya menjadi tanggungan suami,” kata Dewi mengawali perbincangan, Kamis (18/02).

Ibu dengan dua anak ini mengakui tak merasa keberatan jika gaji suaminya harus dipotong perusahaan sebagai iuran jaminan kesehatan keluarga. Dia yakin, potongan iuran yang dibayarkan dirasa tidak memberatkan dibanding dengan besarnya manfaat yang diterima.

Ia menambahkan ketika seseorang sakit dan telah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS maka untuk biaya pengobatan sepenuhnya akan dibayarkan oleh BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya tidak keberatan jika gaji suami saya harus di potong tiap bulannya sebagai iuran jaminan kesehatan. Iuran yang dibayarkan saya rasa tidak memberatkan saya dan keluarga saya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang diterima. Contohnya saja ketika saya melahirkan lalu pikiran saya tenang tidak terbebankan total biaya yang harus saya bayarkan jika saya belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” ucapnya.

Di penghujung perbincangan, Dewi mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar dapat mendaftarkan diri dan keluarganya ke dalam program Pemerintah tersebut. Berbekal pengalaman yang telah ia lewati, Dewi mengatakan tanpa adanya Program JKN-KIS masyarakat bisa sulit mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dikarenakan biaya pengobatan yang semakin lama semakin tinggi. (Pobek)