JKN-KIS Bantu Operasi Pengangkatan Tumor Komariah

KABUPATEN BEKASI – Manfaat menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sangat dirasakan sekali oleh Komariah (64). Beberapa tahun lalu, Komariah memiliki tumor pada kaki. Awalnya Komariah tak menduga jika benjolan pada kakinya tersebut merupakan penyakit tumor yang berbahaya jika dibiarkan. Apalagi, rasa sakit tiap harinya semakin bertambah dan mempersempit aktivitas kesehariannya yang mengakibatkan ia tidak bisa menjalankan aktivitas kesehariannya seperti memasak dan lainnya. Hanya untuk berjalan beberapa langkah saja ia tidak kuat menahan sakit.

“Awalnya saya memiliki benjolan pada pada telapak kaki saya. Saya tidah tahu jika benjolan itu sebenarnya tumor yang awalnya saya pikir hanya bengkak biasa. Tapi lama kelamaan benjolannya makin besar dan makin sakit rasanya. Tiap hari rasa sakitnya terus bertambah yang membuat aktivitas saya terganggu. Untuk berjalan beberapa langkah saja saya tidak kuat,” katanya mengawali perbincangan dengan tim Jamkesnews, Jum’at (12/03).

Karena rasa sakit yang terus bertambah membuat Komariah akhirnya mendatangi rumah sakit dan melakukan pengecekan benjolan pada kakinya itu. Hasilnya benjolan tersebut didiagnosa dokter sebagai tumor yang tumbuh pada kakinya yang apabila dibiarkan akan menjadi berbahaya bagi dirinya. Akhirnya, dokter menyarankan kepada Komariah agar melakukan proses operasi untuk mengangkat tumornya itu.

“Karena rasa sakitnya terus bertambah akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pengecekan di rumah sakit. Di rumah sakit tempat saya berobat dokter mengatakan bahwa benjolan yang ada pada kaki saya adalah tumor yang akan menjadi berbahaya apabila tidak segera ditangani. Dokter menyarankan kepada saya agar dilakukan proses operasi untuk dilakukan pengangkatan tumor pada kaki saya,” ungkap Komariah.

Akhirnya nenek yang memiliki banyak cucu itu menjalani operasi pengangkatan tumor pada kakinya sebagai peserta JKN-KIS. Komariah mengaku sangat terbantu karena dirinya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen peserta PBI.

Ia mengatakan jika belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS maka dia akan bingung bagaimana caranya membiayai operasi pengangkatan tumor pada kakinya. Wanita yang biasa disapa Emak oleh tetangga kompleknya itu mengaku dengan berobat sebagai peserta JKN-KIS sangat menolong dirinya disaat butuh akses pelayanan kesehatan rumah sakit.

“Alhamdulillah operasinya cepat dan tidak ada kendala sama sekali di rumah sakit. Saya akan sangat bingung bagaimana cara membayar biaya operasi saya jika belum terdaftar sebagai peserta JKN. Saya berterimakasih sekali dengan adanya program ini, sampai sekarang saya selalu mengandalkan JKN-KIS untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” tutupnya. (Pobek)