Jelang Lebaran, Satpol PP Pantau Prokes di Pusat Perbelanjaan

KABUPATEN BEKASI – Dalam rangka meminimalisir membludaknya antusias masyarakat berbelanja di pasar dan mal, pemerintah daerah Kabupaten Bekasi terus memperetat penerapan protocol kesehatan.

“Mall, persiapan prokesnya seperti apa termasuk pasar. Jadi protocol kesehatan harus benar-benar diterapkan,” jelas Sekda Kabupaten Bekasi, H. Uju setalah acara di command center pada Senin (03/05).

Uju mengatakan akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 agar tidak adanya pelanggaran prokes pada pasar dan mal-mal yang ada di Kabupaten Bekasi. Bahkan, siap membahas sanksi yang tepat bagi para pelanggar prokes jelang idul fitri 1442 Hijriah ini. 

“Kita lihat nanti seperti apa (sanksi.red) kita bahas dengan satgas intinya kita ingin penegakan disiplin penerapan prokes,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Satpol PP, Dodo Hendra Rosika menjelaskan pihaknya telah memantau beberapa pusat perbelanjaan di Kabupaten Bekasi. Katanya, pengunjungnya cukup membludak jelang hari raya idul fitri tahun ini.

Meski begitu, Kasatpol PP mengakui, tingginya antusias masyarakat berbelanja di mal karena mau menjelang hari raya dan kurang antisipasinya pengelola mal.

“Kemarin masih awal saja, pihak pengelola tidak antisipasi jadi antusias masyarakat yang datang cukup banyak. Kita terus koordinasi dengan pengelola, jalur masuknya disitu harus diterapkan protok kesehatan yang maksimal,” paparnya.

Bahkan, Dodo menerjunkan satu regu yang terdiri 15 personle Satpol PP untuk mengawasi satu mal yang ada di Kabupaten Bekasi. dia juga menyindir sampai saat ini belum ada sanksi bagai pengelola mal yang melanggar Prokes.

“Sampai saat ini belum ada, tetapi ya tetapi kita pantau ketat agar mereka menerapkan prokes,” tandasnya. (Pobek)