Asosiasi HRD Dukung Gratis Biaya Vaksin Gotong Royong Karyawan


KABUPATEN BEKASI – Asosiasi Praktisi Human Resouce Indonesia (ASPHRI) mendukung langkah Bupati Bekasi, Eka Supriaatmaja yang meminta agar gaji karyawan tak dipotong untuk program vaksinasi gotong royong perusahaan swasta.


“Setuju sekali. Kami meminta Bupati berkoordinasi dengan kawasan industry untuk mempercepat vaksinasi gotong royong itu,” jelas Ketua Umum ASPHRI, Yosminaldi pada Kamis (20/05).

Bupati juga diminta agar bisa melobi pemerintah pusat agar harga vaksin tak membebankan perusahaan. Menurut ASPHRI, harga vaksin yang dibebankan per satu kali vaksin yaitu Rp 500 ribu dengan rincian harga vaksin Rp 375 ribu dan biaya suntiknya Rp 125 ribu.


Jika satu karyawan harus menjalani dua kali vaksin, otomatis harga yang dibebankan ke perusahaan untuk vaksinasi ke satu karyawannya Rp 1 juta.


“Hanya segelintir perusahaan yang bisa ikut vaksin gotong royong. Apalagi dalam situasi perekonomian dan dunia usaha yang masih belum bangkit secara penuh, program vaksinasi gotong royong mandiri ini dikawatirkan tidak akan berjalan sesuai harapan,” ujarnya.


Mantan Ketua Forum HR Ejip mengingatkan jika Kabupaten Bekasi merupakan wilayah dengan jumlah kawasan industry terbesar se-ASIA tenggara. Artinya, kantong buruh terbesar terdapat di Kabupaten Bekasi.


Dengan begitu, harapnya, Pemerintah Pusat harus memberikan perhatian khusus dan kepedulian tinggi. “Agar percepatan vaksinasi bisa lebih kencang dan berdampak positif kepada kebangkitan dunia usaha dan dunia industry,” tandasnya. (Pobek)