Potret Bekasi
Image default

Transaksi Non-Tunai, Jaut : Bisa Tekan Angka Korupsi di Desa!

CIKARANG PUSAT – Pemberlakukan transaksi non tunai di setiap desa di Kabupaten Bekasi mendapatkan dukungan dari kepala desa. Transaksi non tunai diyakini bisa menekan angka korupsi ditingkat desa.

“Saya yakin program transkasi non tunai bisa menekan angka kroupsi bagai para kepala desa,” jelas kepala desa Tambun, Jaut Sarjawinata.

Mantan Sekjen Apdesi Kabupaten Bekasi menilai, keuntungan penerapan transkasi non tunai tak hanya disitu. Masih banyak keunggulan yang didapat dari program yang akan diterapkan pemerintah daerah Kabupaten Bekasi ke tiap desa itu.

Misalnya saja, sebut Jaut, transaksi non tunai lebih aman membantu kepala desa dari setiap kejahatan. Terutama kejahatan yang tengah marak ditengah masyarakat seperti penodongan dan penjambretan.

“Secara pengamanan dari berbagai sisi sistem ini sangat membantu, maraknya penodongan penjambretan terhadap dana desa yang dilakukan oleh para penjahat dijalanan, dengan adanya sistem ini akan menekan abis kasus penodongan atau penjabretan dana desa yang belakngan marak dilakukan oleh kawnan penjahat di jalanan,” bebernya.

Selain itu, juga membantu mempermudah kepala desa dalam menyusuan laporan penggunaan anggaran. Dengan begitu, kedepan diyakini laporan keuangan desa akan mudah dan tertib.

“Juga akan mempermudah kepala desa dalam menjawab pertanyaan yang menyangkut penggunaan dana desa. Semua akan terbiasa nantinya , karena ini program baru jadi masih sedikit kesulitan para kepala desa, tapi kalo tidak dicoba ,maka tidak akan pernah bisa,” katanya. (Pobek)

Berita Lainnya

Berjemur Sinar Matahari dan Tidur Cukup Bisa Tangkal Corona

Redaksi Potret

Ngaku Hanya 7 TKA Tiongkok di Meikarta, Dewan Budiyanto Duga Lippo Cikarang Berbohong

Redaksi Potret

Lewat Pengalamannya, Mukar Ajak Masyarakat Jadi Peserta JKN-KIS

Redaksi Potret