Kadin Nilai Kabupaten Bekasi Masih Punya Magnet Tarik Investor Luar

KABUPATEN BEKASI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi menilai banyak keunggulan yang didapat saat investor menanamkan investasinya di Kabupaten Bekasi. Salah satunya, infrastruktur yang sudah terkoneksi dengan baik sehingga memudahkan keluar masuk arus barang dari luar. 

“Ya Kabupaten Bekasi masih unggul untuk investasi karena infrastukturnya sudah cukup baik, terutama infrastruktur antar kawasan terkoneksi semuanya,” jelas Dewan Penasehat Kadin Kabupaten Bekasi, Teguh Wibowo pada Senin (24/05). 

Sejumlah kawasan industri yang berada di wilayah selatan dan pusat di Kabupaten Bekasi memiliki infrastruktur memadai. Selain itu juga, jalan antar kawasan sudah terhubung, mulai dari Jababeka, Lippo, Hyundai, Deltamas dan MM2100. 

Kondisi tersebut, lanjut Teguh, membuat Kabupaten Bekasi memiliki keunggulan dibanding wilayah lainnya. Meskipun dari sisi UMK dan biaya pembangunan pabrik lebih mahal dibanding wilayah lain di Jawa Barat. 

“Jadi perbandingan UMK di sini lebih mahal dibanding wilayah lain itu tidak terlalu berpengaruh, bahkan harga tanah disini juga lebih mahal tak terlalu berpengaruh juga. Investor lebih melihat infrasturktur dan akses suplai barang, hitungan itu lebih menguntungkan investor dari hitungan lainnya seperti UMK,” papar Teguh. 

CEO Global Mulia itu menambahkan, faktor yang menarik investasi seperti koneksi peraturan yang memudahkan antara pemerintah pusat dan daerah. Misalnya, dalam proses pembuatan perizinannya (IMB) yang tak membelit para pengusaha.

“Nah ini juga menjadi salah satu pertimbangan para pengusaha, kemudahan mengurus proses perizinan. Saat ini mengurus perizinan sudah lebih baik, terutama tidak ngejelimet atau rumit ya,” katanya. 

Tak hanya itu, Teguh juga mengakui, investasi akan berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Saat ini, penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bekasi masih sangat tinggi dibanding wilayah lain. 

Kabupaten Bekasi juga masih menjadi primadona para pencari kerja dari wilayah lain. Bahkan menyandang sebagai wilayah urban, dimana banyak terdapat banyak masyarakat luar yang ingin mencari peruntungan mendapatkan pekerjaan di kawasan industri yang ada. (Pobek)