Bersyukur Sudah Jadi Peserta JKN-KIS, Diding Ingatkan Masyarkat Tak Menunda Jadi Peserta

KABUPATEN BEKASI – Sampai saat ini telah banyak peserta dari berbagai lapisan masyarakat yang telah merasakan manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Tanpa disadari, Program JKN-KIS telah menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat. Namun masih ada sebagian masyarakat yang masih belum memiliki kesadaran untuk mendaftarkan diri beserta keluarganya kedalam Program JKN-KIS.

Salah satu warga Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, Diding Tasdim (38) bersedia membagikan pengalamannya sebelum dan sesudah terdaftar sebagai peserta JKN. Hingga tahun lalu, dirinya sempat bingung saat ia bersama keluarga belum terdaftar sebagai peserta. Diding mengatakan ia sempat merasa tidak peduli karena tidak pernah merasakan sakit. Namun ketika sakit dan membutuhkan biaya pengobatan yang cukup mahal Diding mulai merasa harus memiliki jaminan kesehatan sebagai perlindungan di kemudian hari.

“Sampai tahun lalu saya dan keluarga belum punya jaminan kesehatan karena saya berpikir tidak sakit hingga cuek dan abai untuk mendaftarkan sebagai peserta JKN-KIS. Namun ketika saya sakit baru saya rasa menyesal tidak memiliki kartu JKN-KIS. Di rumah sakit, saya harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk berobat. Sudah merasakan sakit ditambah memikirkan biaya berobat itu rasanya seperti sudah jatuh tertimpa tangga,” kenang Diding, Kamis (08/04).

Warga asli Majalengka ini mengaku saat ini sudah lega karena ia dan keluarga sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) yang didaftarkan oleh tempat ia bekerja. Manfaatnya pun langsung dirasakan oleh Diding, ketika ia mengalami permasalahan kesehatan dan harus di rawat di rumah sakit.

“Saat belum memiliki jaminan kesehatan ketika ada masalah dengan kesehatan saya lalu berobat ke rumah sakit saya cemas dengan biaya yang mahal. Tetapi sekarang sudah tidak, dengan menjadi peserta JKN-KIS semua biaya berobat terjamin. Mau berobat ke klinik ya oke, butuh rujukan ke rumah sakit juga oke. Sempat menyesal juga mengapa tidak dari awal saya mendaftarkan diri sebagai peserta,” jelasnya.

Di akhir perbincangan, Diding berharap kepada semua masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar tidak menuda untuk mendaftarkan dirinya beserta keluarga. Ia pun menambahkan bahwa dengan menjadi peserta JKN-KIS saat ini tak perlu cemas lantaran semua biaya rumah sakit dapat terjamin tanpa danya perbedaan pelayanan. (rls/pobek)