Yuli : Program JKN-KIS, Dari Kita Untuk Kita Semua

KABUPATEN BEKASI – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah berlangsung sejak 2014 lalu telah memberikan begitu banyak manfaat bagi masyarakat. Sampai dengan saat ini, telah banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN-KIS. Tanpa disadari, program ini akan terasa besar manfaatnya ketika seseorang mengalami sakit dan membutuhkan biaya yang tinggi untuk pengobatan.

Yuli (32) tak pernah menyesal terus membayar iuran JKN-KIS tiap bulannya. Ia masih menjadi peserta aktif meskipun belum pernah menggunakan manfaat dari program tersebut untuk pelayanan kesehatannya.

Ibu dari dua anak ini mengakui menjadi peserta Program JKN-KIS telah sejak lama bahkan dia terdaftar sebelum menikah. Namun saat ini Yuli telah menjadi peserta JKN-KIS segmen peserta Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) sebagai tanggungan suaminya yang bekerja di sebuah perusahaan swasta.

“Saya dulu terdaftar sebagai peserta mandiri sejak sebelum menikah, sekarang saya terdaftar sebagai tanggungan suami saya yang didaftarkan dari perusahaan tempatnya bekerja. Sampai saat ini saya belum pernah menggunakan JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan seperti berobat dan lainnya, tetapi saya tidak merasa keberatan jika gaji suami tetap dipotong tiap bulan untuk setoran iuran jaminan kesehatan karena saya yakin menjadi peserta JKN-KIS memiliki banyak manfaat kedepannya,” jelas Yuli, Senin (05/04).

Wanita yang telah lima tahun bermukim di salah satu perumahan di Cikarang ini memahami betul pentinganya Program JKN-KIS. Dengan menjadi peserta JKN-KIS secara tak langsung ia telah membantu masyarakat lainnya yang saat ini sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. Adanya subsidi silang antar peserta memberikan kepastian bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal melalui program tersebut tanpa harus memikirkan biaya.

“Alhamdulillah, meskipun saya belum pernah memakai JKN untuk berobat tetapi dengan menjadi peserta Program JKN-KIS saya yakin dapat membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan adanya subsidi silang antar peserta kini tiap masyarakat yang kurang mampu dapat berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya. Banyak filosofi dengan menjadi peserta JKN-KIS, di antaranya ya kita saling membantu sesama masyarakat, dari kita untuk kita semua,” ungkapnya. (rls/pobek)