Tak Khawatir Penyakitnya Kambuh, Nadia Percayakan Kepada JKN-KIS

KABUPATEN BEKASI – Sakit maag adalah gejala penyakit berupa rasa nyeri dan panas pada lambung yang terjadi akibat sejumlah kondisi. Sakit maag yang sering terjadi biasanya ditandai dengan gejala rasa panas di dalam dada akibat naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan. Salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen PBPU, Nadia (25) bersedia membagikan kisahnya ketika mengalami sakit tersebut.

Bulan lalu Nadia merasakan perutnya sakit sekali, perih dan nyeri padahal sebelumnya perutnya telah terisi makanan. Rasa perihnya juga dibarengi dengan gemetar seperti orang menahan lapar. Beruntungnya, gadis tersebut mengetahui penyakit yang dideritanya yaitu maag. Penyakit lambung ini telah lama dideritanya namun kali ini terasa lebih sakit dari yang lalu. Dia merasa penyebabnya karena terlalu sibuk kerja dan telat makan sehingga kesehatan lambungnya kurang begitu diperhatikan.

“Bulan lalu sakit maag saya kembali kambuh namun dengan rasa yang lebih sakit dari biasanya. Rasa sakitnya juga buat tangan saya gemetar seperti orang menahan lapar padahal saya belum lama baru selesai makan siang. Mungkin penyebabnya karena saya terlalu sibuk bekerja hingga telat makan,” kenangnya, Kamis (29/04).

Beruntung Nadia sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS segmen PBPU kelas II, sehingga ketika megalami sakit ia dapat merasakan manfaat telah terdaftar sebagai peserta. Ia mengaku tak perlu merasa bingung ketika sakit, yang terbayang dalam pikirannya langsung berobat ke dokter. Tak ada rasa khawatir mengenai biaya yang harus dikeluarkan saat berobat ke dokter.

“Saat itu saya langsung berobat ke dokter di klinik tempat saya terdaftar. Alhamdulillah kondisi badan saya sejauh ini lebih terasa sehat. Beruntung sebelumnya saya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga ketika sakit saya tidak merasa bingung. Tak ada rasa khawatir akan dikenai biaya pengobatan,” jelasnya. Di akhir perbincangan Nadia berharap para generasi milenial dapat mendaftarkan segera dirinya beserta keluarga kedalam Program JKN-KIS jika belum terdaftar. Menurutnya yang namanya penyakit tidak peduli tua atau muda, semua jejang usia berpotensi mengalami sakit. Dengan terdaftar sebagai peserta JKN-KIS masyarakat dapat merasakan besarnya manfaat yang disediakan program Pemerintah ini seperti dirinya. (rls/pobek)