JKN-KIS Menjadi Andalan Arifin Diusia Senja

KABUPATEN BEKASI – Memiliki usia di atas 50 tahun sudah menjadi kewajiban bagi Arifin terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Di usia yang tidak muda lagi,  kesehatan tubuh tak seprima ketika masih berusia di bawah 40 tahun, di mana organ tubuh seperti mata sudah mulai terganggu penglihatannya.

“Kebetulan saya menjadi peserta JKN-KIS segmen mandiri kelas 3, didaftarkan sama anak saya beberapa tahun yang lalu. Dan memang saya akui menjadi peserta JKN-KIS sangat penting bagi saya terlebih pada usia saat ini yang tak muda lagi, kondisi kesehatan badan mulai turun tak seprima ketika masih muda dan tentu saja akan membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelas Arifin, Selasa (25/05).

Pria berusia 53 tahun ini mengakui selalu menggunakan JKN-KIS saat dirinya mengalami masalah kesehatannya. Misalnya saja, Arifin pernah mengalami lemas pada badan karena tekanan darah rendah yang dideritanya. Ketika itu, ia mendapat perawatan di puskesmas tempatnya terdaftar dan selama mendapatkan perawatan ia tidak dipungut biaya sedikit pun dari pihak puskesmas.

“Saya selalu menggunakan JKN-KIS ketika berobat, pernah sampai diinfus di puskesmas tempat saya terdaftar dan mendapatkan pelayanan rawat inap karena tekanan darah saya saat itu rendah. Alhamdulillah selama masa pengobatan saya mendapatkan pelayanan yang baik dari dokter dan perawat tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien JKN-KIS dengan pasien umum, semua sama. Semua biaya pengobatan saya ditanggung gratis. Tidak sepeser pun saya mengeluarkan biaya pribadi untuk pengobatan saya,” kenangnya.

Di akhir percakapan Arifin berpesan bahwa menjadi peserta Program JKN-KIS adalah hal yang sangat penting, terlebih ketika memasuki usia senja di mana kesehatan jasmani harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi dibanding saat masih muda.

“Saya saat ini sudah punya cucu, menjadi peserta JKN-KIS tentunya sangat bermanfaat sekali. Tetapi ya namanya penyakit tidak hanya orang tua, yang usianya muda saja bisa terkendala penyakit makanya harus selalu siap waspada salah satunya dengan menjadi peserta JKN-KIS,” tandasnya. (rls/pobek)