Potret Bekasi
Image default

Menjadi Peserta JKN-KIS Sebuah Kebutuhan Utama Bagi Sony

KABUPATEN BEKASI – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah menjadi kebutuhan bagi Sony (36). Pria asal Setu, Kabupaten Bekasi ini selalu menggunakan kartu JKN-KIS saat dirinya membutuhkan pengobatan ketika sakit.

Sony merasakan pelayanan kesehatan yang ia terima sangat baik dan tak ada perbedaan dengan pasien-pasien lainnya. Ia mencontohkan saat dirinya membutuhkan pelayanan kesehatan ketika badannya terasa kurang sehat. Sony tak pernah sungkan untuk mengecek kondisi fisiknya ke FKTP tempat ia terdaftar.

“Ya saya selalu menggunakan kartu JKN-KIS saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Saya tidak pernah berobat dengan biaya pribadi, sebab pelayanan yang saya dapatkan juga sangat bagus. Ketika badan letih dan lesu saja kadang saya langsung menggunakan JKN-KIS, saya sering menggunakannya. Dokternya sangat bagus dalam memberikan pelayanan, kita dikasih obat atau vitamin juga bagus, jadi setelah berobat badan langsung sehat kembali,” kenang Sony, Jum’at (18/06).

Sony yang terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini juga selalu rutin membayar iuran tiap bulannya. Dia tidak ingin satu bulan pun telat membayar iuran karena dirinya sadar bahwa penyakit datang tidak mengenal hari dan waktu. Ia mengatakan untuk saat ini selalu membayar iuran melalui kanal pembayaran iuran BPJS Kesehatan seperti di PPOB namun untuk kedepannya Sony ingin melakukan pembayaran iuran melalui sistem autodebit di bank. 

“Saya terdaftar sebagai peserta PBPU dan bayar tiap bulannya, alhamdullillah tidak pernah menunggak. Jika mengunggak bisa bahaya, sewaktu-waktu saya membutuhkan bisa merepotkan diri sendiri kalau kartu tidak aktif karena ada tunggakan. Saat ini saya selalu rutin membayar iuran melalui kanal PPOB pembayaran iuran BPJS Kesehatan, namun untuk selanjutnya saya ingin melakukan pembayaran iuran melalui autodebit di bank,” katanya.

Pria berusia 36 tahun ini juga berpesan kepada mereka yang terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS segmen PBPU agar rutin melakukan pembayaran iuran tiap bulannya. Jangan sampai ada rasa malas untuk setor iuran, apalagi anggapan badan masih sehat sehingga acuh terhadap iuran kartu JKN-KIS. Pola pikir seperti itu menurutnya bisa merugikan diri sendiri terutama saat tubuh sakit dan membutuhkan pelayanan rumah sakit.

“Pesan saya kepada peserta JKN-KIS segmen PBPU lainnya agar selalu melakukan pembayaran iuran tiap bulannya dan tepat waktu. Jangan sampai ada rasa malas untuk membayar iuran, apalagi ada anggapan badan masih sehat sehingga tak peduli dengan iuran JKN-KIS. Pola pikir seperti itu dapat merugikan diri sendiri terutama saat tubuh sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan di rumas sakit. Pokoknya buang jauh-jauh pikiran yang seperti itu,” tuturnya. (rls/pobek)

Berita Lainnya

Asosiasi HRD Dukung Gratis Biaya Vaksin Gotong Royong Karyawan

Redaksi Potret

Gerindra Kembali Raih Predikat Penghargaan Keterbukaan Publik

Redaksi Potret

Akhir Tahun, Bupati Bekasi Dihadiahi Delapan Tuntutan

Redaksi Potret