Potret Bekasi
Image default

Melalui Program JKN-KIS Holil Antisipasi Jaminan Kesehatan Bagi Keluarganya

KABUPATEN BEKASI – Memasuki tahun ke-8 program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), sudah banyak masyarakat yang mengakui bahwa program yang digalakkan BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Selain itu, dari banyaknya masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS mengaku mendaftarkan dirinya sebagai peserta merupakan antisipasi bagi diri dan keluarganya ketika sakit dan membutuhkan biaya pengobatan meskipun hingga saat ini belum menggunakan sama sekali.

Seperti yang diakui oleh Holil (50), seorang kepala rumah tangga yang saat memiliki lima orang anak. Saat ditemui tim Jamkesnews, Holil mengatakan bahwa dirinya telah mendaftarkan diri dan seluruh anggota keluarga sebagai peserta JKN-KIS sebagai langkah preventif apabila suatu saat jatuh sakit. Meski saat ini ia dan keluarga belum memanfaatkan kartu kepesertaannya itu, namun dirinya meyakini suatu saat ia akan membutuhkan kartu tersebut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya beserta seluruh anggota keluarga telah terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS segmen PBPU kelas 3, tetapi hingga saat ini kami belum pernah menggunakan kartu tersebut sama sekali. Niat saya mendaftar sebagai peserta JKN-KIS sebagai antisipasi bagi diri saya dan anggota keluarga jika sewaktu-waktu mengalami sakit dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi. Alhamdulillah jika sampai saat ini belum menggunakan berarti sehat semua keluarga saya,” ujar Holil, Rabu (21/07).

Pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu mengaku sangat senang sekali dirinya beserta keluarga telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Menurutnya dengan telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS merupakan antisipasi jika mengalami masalah kesehatan kedepannya. Meskipun belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS namun Holil merasa tidak keberatan jika harus membayar iuran tiap bulannya. Terlebih pada kondisi pandemi saat ini banyak masalah kesehatan yang dialami semua orang.

“Saya kalau bisa jangan sampai menggunakan kartu JKN-KIS tidak apa-apa, inginnya sehat terus. Bayar iuran tiap bulan itu sudah kewajiban kita sebagai peserta, jika belum pernah digunakan kita juga harus bersyukur tetap diberi kesehatan anggap saja sebagai sedekah kita kepada sesama. Tetapi sebagai antisipasi kedepannya menurut saya memiliki jaminan kesehatan adalah hal yang wajib dimiliki dalam keluarga. Jadi jika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan saya tidak pusing lagi karena ada JKN-KIS, bisa langsung akses pelayanan kesehatan,” tutup Holil. (rls/pobek)

Berita Lainnya

Kabupaten Bekasi Masuk Transmisi Lokal Penularan Covid-19

Redaksi Potret

(wawancara) Rekomendasi Cawabup, Ketua DPD Nasdem Teten Kamaludin, “Rekomendasi itu Tak Ada Tembusan ke DPD”

Redaksi Potret

Jika Bansos Berstiker Bupati Berujung Pidana, Advokat Imam Prayogo Paparkan Langkah Hukum

Redaksi Potret